๐Ÿ“œ

Kalkulator Obligasi & SBN

Hitung kupon bersih, yield efektif setelah pajak, dan total penerimaan dari obligasi atau SBN ritel (ORI, SR, Sukuk Tabungan).

KEUANGAN

Kalkulator Obligasi & SBN menghitung kupon bersih, yield efektif setelah pajak, dan total penerimaan dari investasi obligasi atau Surat Berharga Negara ritel.

Mendukung SBN Ritel (ORI, SR, Sukuk Tabungan), Obligasi Korporasi, dan konfigurasi custom. Menampilkan jadwal pembayaran kupon per periode, rincian pajak PPh Final, dan yield efektif tahunan setelah pajak. Frekuensi kupon: tahunan, semi-tahunan, atau kuartalan.

Disklaimer: Perhitungan menggunakan harga at par (100% nilai nominal) dan kupon tetap. Yield aktual di pasar sekunder dapat berbeda. Investasi obligasi tidak dijamin LPS. .

Kalkulator Obligasi & SBN

Hitung kupon bersih, yield efektif setelah pajak, dan total penerimaan dari investasi obligasi atau Surat Berharga Negara (ORI, SR, Sukuk Tabungan).

Minimum Rp 1.000.000. SBN ritel umumnya kelipatan Rp 1.000.000.

Panduan Obligasi & SBN Ritel

ORI (Obligasi Ritel Indonesia)Surat utang negara yang diterbitkan Kemenkeu dan dijual langsung kepada investor ritel. Kupon tetap (fixed rate), dibayarkan setiap bulan. Bisa diperdagangkan di pasar sekunder. Dijamin penuh oleh negara.
SR (Sukuk Ritel) & ST (Sukuk Tabungan)Produk berbasis syariah yang diterbitkan negara. SR dapat diperdagangkan di pasar sekunder; ST bersifat tabungan (tidak bisa dijual sebelum jatuh tempo, tapi ada early redemption). Imbal hasil berupa imbalan/uang sewa, bukan bunga riba.
Kupon vs Yield โ€” Apa Bedanya?Kupon adalah imbal hasil tetap yang tertera di obligasi. Yield (hasil efektif) adalah return aktual yang diperoleh investor, dihitung berdasarkan harga beli dan arus kas selama tenor. Jika beli di atas nominal (premium), yield < kupon; di bawah nominal (diskon), yield > kupon.
Pajak Kupon SBN 10% (PPh Final)Berdasarkan PP 25/2020, kupon SBN ritel dikenakan PPh Final sebesar 10% โ€” lebih rendah dibanding obligasi korporasi (15%) dan deposito (20%). Pajak langsung dipotong agen distribusi setiap pembayaran kupon, tidak perlu lapor SPT terpisah.
LPS Tidak Berlaku untuk ObligasiJaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hanya berlaku untuk produk simpanan bank (tabungan, deposito, giro). Obligasi dan SBN tidak dijamin LPS. SBN dijamin langsung oleh Pemerintah Republik Indonesia, sedangkan obligasi korporasi mengandung risiko gagal bayar (default risk) issuer.
Risiko Investasi ObligasiRisiko utama: risiko kredit (gagal bayar issuer), risiko pasar/suku bunga (harga obligasi turun saat suku bunga naik), dan risiko likuiditas (sulit dijual di pasar sekunder). SBN ritel memiliki risiko kredit nol karena dijamin negara, namun tetap terekspos risiko pasar jika dijual sebelum jatuh tempo.

Catatan: Kalkulator ini menggunakan kupon tetap (fixed coupon) dan asumsi harga beli at par (100% nilai nominal). Yield aktual dapat berbeda jika obligasi dibeli di atas atau di bawah nilai nominal di pasar sekunder. Hasil perhitungan bersifat estimasi dan bukan rekomendasi investasi.