๐Ÿฑ

Kalkulator MBG (Makan Bergizi Gratis) - Estimasi Biaya & Menu

Kalkulator MBG untuk estimasi biaya per anak (Rp 10.000-15.000/porsi), total anggaran sekolah/daerah, dan cek kalori menu Makan Bergizi Gratis sesuai pedoman BGN: 600-700 kcal dan 15-20 g protein per porsi.

KEUANGAN

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Pilih tab 'Biaya per Porsi' untuk menyusun komposisi menu (karbo, protein hewani/nabati, sayur, buah, susu) dan lihat total biaya serta kalori otomatis.
  2. Centang komponen bahan makanan; kalkulator membandingkan biaya dengan batas bahan Rp 10.000 dan menampilkan pagu total secara terpisah.
  3. Pindah ke tab 'Anggaran Sekolah' untuk menghitung total anggaran MBG: masukkan jumlah siswa, pilih preset menu, biaya per porsi, dan periode (harian/mingguan/bulanan/tahunan).
  4. Klik 'Hitung' untuk melihat anggaran harian, mingguan, bulanan, dan total periode beserta jumlah porsi yang dihasilkan.
  5. Buka tab 'Cek Kalori Menu' untuk memverifikasi apakah menu yang sudah Anda susun memenuhi target BGN 600-700 kcal sesuai jenjang penerima (PAUD/SD/SMP/SMA).
  6. Bandingkan hasil dengan AKG harian (Permenkes 28/2019); ideal MBG menyumbang 25-30% AKG harian per porsi.

Anggaran MBG & Kecukupan Kalori

Anggaran = Siswa ร— Hari ร— Biaya/Porsi | Kecukupan = (Kalori Menu / AKG Harian) ร— 100%
  • Siswa = jumlah penerima MBG (siswa/balita/ibu hamil)
  • Hari = jumlah hari aktif (5/20/90/200 atau custom)
  • Bahan makanan 2026 = Rp 8.000-Rp 10.000; pagu total = Rp 13.000/Rp 15.000 sesuai kelompok penerima
  • Kalori Menu = total kcal dari komponen menu (karbo + protein + sayur + buah + susu)
  • AKG Harian = 1.400 (PAUD), 2.000 (SD), 2.400 (SMP), 2.650 (SMA) kcal per Permenkes 28/2019

Target BGN: 600-700 kcal/porsi (~25-30% AKG anak SD) dengan minimal 15-20 g protein dan komposisi 1/3 karbo, 1/3 sayur, 1/6 buah, 1/6 protein mengikuti panduan 'Isi Piringku' Kemenkes.

Contoh: SD Negeri X dengan 500 siswa, menu Rp 10.000, periode 1 bulan

Diketahui:
  • Jumlah siswa = 500 anak
  • Biaya bahan per porsi = Rp 10.000 (batas atas bahan makanan BGN 2026)
  • Hari aktif = 20 hari (1 bulan)
  • Komposisi menu: nasi 150 g + telur 50 g + tumis sayur 75 g + pisang 100 g
Langkah:
  1. Anggaran harian = 500 ร— Rp 10.000 = Rp 5.000.000
  2. Anggaran bulanan = 500 ร— 20 ร— Rp 10.000 = Rp 100.000.000
  3. Total porsi periode = 500 ร— 20 = 10.000 porsi
  4. Total kalori menu = 250 + 180 + 40 + 60 = 530 kcal
  5. % AKG SD = 530 / 2.000 ร— 100% = 26,5% (sesuai target 25-30%)

Hasil: Anggaran 1 bulan: Rp 100.000.000 untuk 10.000 porsi; menu 530 kcal (sedikit di bawah target 600 kcal, bisa ditambah porsi nasi/protein).

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa biaya resmi MBG per anak dari pemerintah?
BGN menjelaskan bahwa pada 2026 bahan makanan dialokasikan Rp 8.000-Rp 10.000 per penerima. Pagu total Rp 13.000 atau Rp 15.000 juga mencakup operasional dan insentif fasilitas, jadi tidak boleh seluruhnya dianggap sebagai uang bahan makanan.
Berapa target kalori dan protein per porsi MBG menurut BGN?
Pedoman Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan target 600-700 kcal per porsi MBG, setara dengan 25-30% Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian anak SD (2.000 kcal/hari menurut Permenkes 28/2019). Target protein 15-20 gram per porsi, dengan minimal satu sumber protein hewani (telur, ayam, ikan) yang dikombinasikan dengan protein nabati (tahu, tempe). Lemak dibatasi 17-23 g (max 30% total kalori). Komposisi piring mengikuti panduan 'Isi Piringku' Kemenkes: 1/3 karbohidrat, 1/3 sayur, 1/6 buah, 1/6 protein. Susu UHT 200 ml ditambahkan jika anggaran dan rantai dingin daerah mendukung.
Apakah MBG sudah mencakup susu setiap hari?
Tidak selalu. Susu bergantung pada rancangan menu, kebutuhan gizi penerima, ketersediaan, dan rantai dingin. Pagu total Rp 13.000/Rp 15.000 tidak berarti seluruh selisih dapat dipakai untuk susu karena ada komponen operasional dan fasilitas.
Bagaimana sekolah memesan atau mendaftarkan diri ke program MBG?
Sekolah tidak mendaftar langsung. Distribusi MBG dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) - dapur sentral yang dibangun BGN bekerjasama dengan TNI, Polri, BUMN, atau swasta lokal. Setiap SPPG melayani sekitar 3.000-4.000 penerima dalam radius 6 km. Sekolah otomatis ter-cover jika berada dalam radius SPPG terdekat dan terdaftar di Dapodik Kemdikbud. Per akhir 2025, sekitar 7.000 SPPG sudah beroperasi melayani ~19 juta penerima, dengan target 30.000 SPPG dan 82,9 juta penerima pada 2029. Informasi lokasi SPPG terdekat dapat dicek di portal BGN (bgn.go.id) atau lewat dinas pendidikan kabupaten/kota.
Apakah menu MBG halal dan ramah alergi?
Ya, seluruh menu MBG wajib bersertifikat halal MUI/BPJPH karena mayoritas penerima adalah siswa muslim. SPPG bekerja sama dengan pemasok bersertifikat halal dan menerapkan SOP terpisah untuk daging non-babi. Untuk ramah alergi, BGN bersama Kemenkes sudah menerbitkan pedoman penanganan alergi (telur, susu, kacang, seafood): siswa dengan alergi terdaftar wajib mendapat menu pengganti yang setara kalori dan proteinnya. Orang tua dapat melaporkan riwayat alergi ke wali kelas yang kemudian diteruskan ke SPPG. Di daerah dengan minoritas non-muslim, MBG juga menyediakan variasi menu sesuai pantangan agama (misalnya menu tanpa daging untuk siswa Hindu/Buddha tertentu).

Terakhir diperbarui: 23 Mei 2026