๐Ÿฑ

Kalkulator MBG (Makan Bergizi Gratis) - Estimasi Biaya & Menu

Kalkulator MBG untuk estimasi biaya per anak (Rp 10.000-15.000/porsi), total anggaran sekolah/daerah, dan cek kalori menu Makan Bergizi Gratis sesuai pedoman BGN: 600-700 kcal dan 15-20 g protein per porsi.

KEUANGAN

Kalkulator MBG (Makan Bergizi Gratis)

Hitung estimasi biaya per porsi, total anggaran sekolah/daerah, dan kecukupan kalori menu MBG sesuai pedoman Badan Gizi Nasional (BGN). Berdasarkan Perpres 83/2024 dan APBN 2025.

Pedoman MBG (Perpres 83/2024 + APBN 2025):
  • Anggaran resmi: Rp 10.000/porsi (2025), naik ke Rp 15.000/porsi di sebagian wilayah 2026.
  • Target kalori: 600-700 kcal/porsi (~25-30% AKG anak SD).
  • Target protein: 15-20 g/porsi, kombinasi hewani + nabati.
  • Komposisi: karbo + protein hewani + sayur + buah (+ susu jika anggaran cukup).

Pilih komponen menu yang ingin disertakan. Harga dan kalori dihitung otomatis berdasarkan rata-rata harga pasar 2025 (sumber: SP2KP Kemendag).

Karbohidrat (nasi/jagung/kentang ~150 g)
250 kcal ยท 4 g protein
Rp 2.000
Protein hewani (telur/ayam/ikan ~50 g)
180 kcal ยท 18 g protein
Rp 4.500
Protein nabati (tahu/tempe ~50 g)
80 kcal ยท 8 g protein
Rp 1.500
Sayur (bayam/wortel/kangkung ~75 g)
40 kcal ยท 2 g protein
Rp 1.500
Buah (pisang/jeruk/semangka ~100 g)
60 kcal ยท 1 g protein
Rp 1.500
Susu UHT (200 ml)
130 kcal ยท 7 g protein
Rp 4.000
Total Biaya per Porsi
Rp 9.500
530 kcal ยท 25 g protein
Kalori 530 kcal - KURANG (target min. 600 kcal)
vs Anggaran Rp 10.000 (standar 2025)MUAT (sisa Rp 500)
vs Anggaran Rp 15.000 (target 2026)MUAT (sisa Rp 5.500)

Tentang Program MBG (Makan Bergizi Gratis)

Latar belakang singkat:Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 6 Januari 2025 dan dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang dibentuk lewat Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024. Sasaran utama: siswa PAUD, SD, SMP, SMA, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Target jangkauan akhir 2025: sekitar 19 juta penerima, dan menuju ~82 juta penerima pada 2029.

Sumber Anggaran 2025

APBN 2025 + tambahan:
  • Pagu awal APBN 2025: Rp 71 triliun untuk MBG (UU APBN 2025).
  • Tambahan APBN-P pertengahan 2025: Rp 100 triliun untuk akselerasi.
  • Biaya per porsi rata-rata: Rp 10.000 (Januari 2025), dengan beberapa daerah uji coba Rp 15.000.
  • Dieksekusi via Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) - sekitar 30.000 dapur target 2029.

Pedoman Gizi BGN (Komposisi Menu)

Standar 1 porsi MBG (BGN 2025):
  • Energi: 600-700 kcal (~25-30% AKG harian anak SD).
  • Protein: 15-20 g (minimal 1 sumber hewani).
  • Lemak: 17-23 g (max ~30% dari total kalori).
  • Komposisi piring: 1/3 karbo, 1/3 sayur, 1/6 buah, 1/6 protein - mengikuti "Isi Piringku" Kemenkes.
  • Susu: ditambahkan jika anggaran dan rantai dingin mendukung (umumnya di daerah produsen susu).

Contoh Menu Standar Rp 10.000 (Mei 2025)

KomponenPorsiBiayaKalori
Nasi putih150 gRp 2.000250 kcal
Telur dadar / ayam goreng50 gRp 4.500180 kcal
Tumis sayur75 gRp 1.50040 kcal
Pisang / jeruk100 gRp 1.50060 kcal
TOTAL-Rp 9.500530 kcal

Sisa Rp 500 biasanya untuk bumbu, minyak goreng, dan kemasan. Untuk mencapai target 600-700 kcal, porsi nasi atau protein bisa ditingkatkan, atau tambahkan susu (memerlukan anggaran Rp 15.000).

Referensi: Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional; UU APBN 2025; Pedoman Gizi Seimbang Kemenkes RI; Angka Kecukupan Gizi (AKG) Permenkes 28/2019. Kalkulator ini bersifat estimasi - implementasi aktual MBG bergantung pada SPPG setempat dan harga pasar regional.

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Pilih tab 'Biaya per Porsi' untuk menyusun komposisi menu (karbo, protein hewani/nabati, sayur, buah, susu) dan lihat total biaya serta kalori otomatis.
  2. Centang komponen yang ingin disertakan; kalkulator akan menampilkan total biaya, total kalori, total protein, serta apakah menu muat di anggaran Rp 10.000 atau Rp 15.000.
  3. Pindah ke tab 'Anggaran Sekolah' untuk menghitung total anggaran MBG: masukkan jumlah siswa, pilih preset menu, biaya per porsi, dan periode (harian/mingguan/bulanan/tahunan).
  4. Klik 'Hitung' untuk melihat anggaran harian, mingguan, bulanan, dan total periode beserta jumlah porsi yang dihasilkan.
  5. Buka tab 'Cek Kalori Menu' untuk memverifikasi apakah menu yang sudah Anda susun memenuhi target BGN 600-700 kcal sesuai jenjang penerima (PAUD/SD/SMP/SMA).
  6. Bandingkan hasil dengan AKG harian (Permenkes 28/2019); ideal MBG menyumbang 25-30% AKG harian per porsi.

Anggaran MBG & Kecukupan Kalori

Anggaran = Siswa ร— Hari ร— Biaya/Porsi | Kecukupan = (Kalori Menu / AKG Harian) ร— 100%
  • Siswa = jumlah penerima MBG (siswa/balita/ibu hamil)
  • Hari = jumlah hari aktif (5/20/90/200 atau custom)
  • Biaya/Porsi = Rp 10.000 (2025) atau Rp 15.000 (2026)
  • Kalori Menu = total kcal dari komponen menu (karbo + protein + sayur + buah + susu)
  • AKG Harian = 1.400 (PAUD), 2.000 (SD), 2.400 (SMP), 2.650 (SMA) kcal per Permenkes 28/2019

Target BGN: 600-700 kcal/porsi (~25-30% AKG anak SD) dengan minimal 15-20 g protein dan komposisi 1/3 karbo, 1/3 sayur, 1/6 buah, 1/6 protein mengikuti panduan 'Isi Piringku' Kemenkes.

Contoh: SD Negeri X dengan 500 siswa, menu Rp 10.000, periode 1 bulan

Diketahui:
  • Jumlah siswa = 500 anak
  • Biaya per porsi = Rp 10.000 (anggaran resmi MBG 2025)
  • Hari aktif = 20 hari (1 bulan)
  • Komposisi menu: nasi 150 g + telur 50 g + tumis sayur 75 g + pisang 100 g
Langkah:
  1. Anggaran harian = 500 ร— Rp 10.000 = Rp 5.000.000
  2. Anggaran bulanan = 500 ร— 20 ร— Rp 10.000 = Rp 100.000.000
  3. Total porsi periode = 500 ร— 20 = 10.000 porsi
  4. Total kalori menu = 250 + 180 + 40 + 60 = 530 kcal
  5. % AKG SD = 530 / 2.000 ร— 100% = 26,5% (sesuai target 25-30%)

Hasil: Anggaran 1 bulan: Rp 100.000.000 untuk 10.000 porsi; menu 530 kcal (sedikit di bawah target 600 kcal, bisa ditambah porsi nasi/protein).

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa biaya resmi MBG per anak dari pemerintah?
Anggaran resmi MBG 2025 adalah Rp 10.000 per porsi per anak, ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) berdasarkan APBN 2025 dengan pagu awal Rp 71 triliun. Beberapa daerah uji coba (terutama di Jawa dan kawasan industri) sudah menerapkan Rp 15.000 per porsi sejak akhir 2025. Untuk APBN 2026, pemerintah mengusulkan kenaikan menjadi Rp 15.000 per porsi secara nasional menyesuaikan inflasi pangan dan kebutuhan susu. Biaya ini hanya untuk bahan baku - biaya operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), distribusi, dan honor tenaga masak ditanggung terpisah, umumnya 15-20% tambahan dari nilai porsi.
Berapa target kalori dan protein per porsi MBG menurut BGN?
Pedoman Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan target 600-700 kcal per porsi MBG, setara dengan 25-30% Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian anak SD (2.000 kcal/hari menurut Permenkes 28/2019). Target protein 15-20 gram per porsi, dengan minimal satu sumber protein hewani (telur, ayam, ikan) yang dikombinasikan dengan protein nabati (tahu, tempe). Lemak dibatasi 17-23 g (max 30% total kalori). Komposisi piring mengikuti panduan 'Isi Piringku' Kemenkes: 1/3 karbohidrat, 1/3 sayur, 1/6 buah, 1/6 protein. Susu UHT 200 ml ditambahkan jika anggaran dan rantai dingin daerah mendukung.
Apakah MBG sudah mencakup susu setiap hari?
Tidak. Pada implementasi awal 2025 dengan anggaran Rp 10.000 per porsi, susu hanya diberikan di daerah produsen susu (Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara) atau di sekolah-sekolah pilot dengan dukungan rantai dingin memadai. Harga susu UHT 200 ml sekitar Rp 4.000 - bila ditambahkan, sisa anggaran Rp 6.000 hampir tidak cukup untuk karbo + protein + sayur + buah. Dengan kenaikan ke Rp 15.000 per porsi di 2026, susu direncanakan menjadi komponen rutin minimal 2-3 kali per minggu. Alternatif sumber kalsium: ikan teri, tahu, tempe, sayuran hijau yang juga sudah masuk menu reguler MBG.
Bagaimana sekolah memesan atau mendaftarkan diri ke program MBG?
Sekolah tidak mendaftar langsung. Distribusi MBG dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) - dapur sentral yang dibangun BGN bekerjasama dengan TNI, Polri, BUMN, atau swasta lokal. Setiap SPPG melayani sekitar 3.000-4.000 penerima dalam radius 6 km. Sekolah otomatis ter-cover jika berada dalam radius SPPG terdekat dan terdaftar di Dapodik Kemdikbud. Per akhir 2025, sekitar 7.000 SPPG sudah beroperasi melayani ~19 juta penerima, dengan target 30.000 SPPG dan 82,9 juta penerima pada 2029. Informasi lokasi SPPG terdekat dapat dicek di portal BGN (bgn.go.id) atau lewat dinas pendidikan kabupaten/kota.
Apakah menu MBG halal dan ramah alergi?
Ya, seluruh menu MBG wajib bersertifikat halal MUI/BPJPH karena mayoritas penerima adalah siswa muslim. SPPG bekerja sama dengan pemasok bersertifikat halal dan menerapkan SOP terpisah untuk daging non-babi. Untuk ramah alergi, BGN bersama Kemenkes sudah menerbitkan pedoman penanganan alergi (telur, susu, kacang, seafood): siswa dengan alergi terdaftar wajib mendapat menu pengganti yang setara kalori dan proteinnya. Orang tua dapat melaporkan riwayat alergi ke wali kelas yang kemudian diteruskan ke SPPG. Di daerah dengan minoritas non-muslim, MBG juga menyediakan variasi menu sesuai pantangan agama (misalnya menu tanpa daging untuk siswa Hindu/Buddha tertentu).

Terakhir diperbarui: 22 Mei 2026