Proyeksi pertumbuhan investasi dengan bunga majemuk, kontribusi periodik, multiple compound frequency, dan adjustment inflasi.
Memakai formula A = P(1+r/n)^(nt) plus annuity adjustment untuk kontribusi periodik. Toggle daily/monthly/quarterly/annual compounding dan begin/end-of-period contribution timing. Output: nominal balance, total kontribusi, bunga, today's dollars setelah inflasi, plus tabel year-by-year.
Disklaimer: Past returns tidak menjamin future performance. Inflasi dan tax treatment di tax-advantaged accounts (US: 401k, IRA, HSA) mempengaruhi real return. .
Informasi kalkulator
๐ Cara menggunakan kalkulator ini
- Masukkan principal awal (jumlah investasi pertama). Contoh: IDR 50.000.000 atau USD 5.000.
- Isi annual interest rate / APR. Contoh: 7 persen untuk reksa dana saham historis, 5,5 persen untuk deposito BCA.
- Pilih compound frequency: daily, monthly, quarterly, semi-annually, atau annually. Mayoritas bank Indonesia compound harian.
- Tentukan investment horizon dalam tahun (1-50) dan kontribusi periodik (mis. IDR 1.000.000 / bulan untuk DCA).
- Pilih timing kontribusi: begin-of-period (anuitas due) atau end-of-period (ordinary annuity); end lebih umum.
- Aktifkan adjustment inflasi dengan asumsi inflasi (BI target 2,5 plus/minus 1 persen untuk 2026) untuk melihat hasil dalam today's money.
- Tips: untuk perbandingan adil antar produk, lihat APY (effective annual yield), bukan hanya APR.
๐งฎ Compound Interest dengan Kontribusi Periodik
A = P*(1 + r/n)^(n*t) + PMT * [((1 + r/n)^(n*t) - 1) / (r/n)] * (1 + r/n)^k
- A = nilai akhir (future value)
- P = principal awal
- r = annual interest rate (desimal, mis. 0,07)
- n = jumlah compounding per tahun (12 untuk monthly, 365 untuk daily)
- t = tenor dalam tahun
- PMT = kontribusi per periode (sesuai n)
- k = 1 untuk begin-of-period (annuity due), 0 untuk end-of-period (ordinary annuity)
APY = (1 + r/n)^n - 1. Penyesuaian inflasi: real_value = nominal / (1 + inflasi)^t. Pajak bunga di Indonesia: PPh Final 20 persen untuk deposito (PP 131/2000), 10 persen untuk obligasi (PMK 91/2021), 0,1 persen untuk capital gain saham (PP 41/1994).
๐ก Contoh: Investasi awal IDR 10 juta plus DCA IDR 1 juta/bulan, 10 tahun, return 8 persen
Diketahui:- Principal P: IDR 10.000.000
- APR r: 8 persen (0,08)
- Compounding n: bulanan (12)
- Tenor t: 10 tahun
- PMT: IDR 1.000.000 per bulan, end-of-period
Langkah:- r/n = 0,08 / 12 = 0,006667.
- n*t = 120.
- Faktor pertumbuhan principal: (1,006667)^120 = 2,2196.
- Future value principal: 10.000.000 * 2,2196 = IDR 22.196.400.
- Faktor anuitas: (2,2196 - 1) / 0,006667 = 182,946.
- Future value kontribusi: 1.000.000 * 182,946 = IDR 182.946.000.
- Total A = 22.196.400 + 182.946.000 = IDR 205.142.400.
- Total disetor: 10.000.000 + (1.000.000 * 120) = IDR 130.000.000.
- Bunga: 205.142.400 - 130.000.000 = IDR 75.142.400.
Hasil: Setelah 10 tahun terkumpul IDR 205,1 juta; bunga IDR 75,1 juta. Dengan inflasi 3 persen/tahun, daya beli setara IDR 152,6 juta hari ini.
โ Pertanyaan yang sering diajukan
Apa beda APR dan APY?
APR (Annual Percentage Rate) adalah suku bunga nominal tahunan tanpa memperhitungkan compounding. APY (Annual Percentage Yield) atau effective rate memasukkan efek compounding sehingga lebih tinggi. Contoh: APR 12 persen monthly compounding = APY 12,68 persen. Bank Indonesia mewajibkan publikasi APR/effective rate untuk perlindungan konsumen di POJK 22/2023.
Kenapa hasil real lebih kecil dari nominal?
Inflasi mengikis daya beli uang dari waktu ke waktu. Jika inflasi rata-rata 3,5 persen/tahun selama 10 tahun, IDR 100 juta hari ini setara IDR 70,9 juta dalam today's money. Bank Indonesia menargetkan inflasi 2,5 plus/minus 1 persen untuk 2025-2026; gunakan asumsi 3-4 persen untuk perencanaan konservatif.
Apakah pajak otomatis ikut diperhitungkan?
Kalkulator standar tidak memotong pajak. Untuk hasil after-tax di Indonesia: deposito bank kena PPh Final 20 persen atas bunga (PP 131/2000) jika nominal lebih dari IDR 7,5 juta; obligasi/SBN kena 10 persen (PMK 168/2023); reksa dana saham bebas pajak di level investor tetapi underlying kena pajak. Reksa dana dengan capital gain tetap dilaporkan di SPT Tahunan.
Mengapa daily compounding tidak jauh berbeda dari monthly?
Compounding frequency memberi diminishing return. APR 6 persen: monthly APY 6,17 persen, daily APY 6,18 persen, continuous APY 6,184 persen. Selisih monthly ke daily hanya 0,01 persen, sehingga tidak signifikan untuk tenor pendek. Lebih penting fokus pada APR dan kontribusi periodik.
Begin-of-period vs end-of-period contribution, mana lebih baik?
Begin-of-period (annuity due) memberi hasil sedikit lebih besar karena tiap kontribusi mendapat satu periode tambahan untuk compound. Untuk kontribusi monthly IDR 1 juta selama 30 tahun di 8 persen, beda begin vs end sekitar 0,7 persen pada total akhir. Dalam praktik DCA otomatis di tanggal gajian, gunakan begin-of-period agar memodelkan auto-debit awal bulan.
๐ Sumber & referensi
Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026