Kalkulator Terbilang mengonversi angka menjadi huruf/kata dalam Bahasa Indonesia secara otomatis.
Mendukung angka hingga kuadriliun, bilangan desimal, dan bilangan negatif. Pilih mata uang (Rupiah/Dollar) untuk menambahkan satuan. Cocok untuk membuat kwitansi, cek, faktur, dan dokumen hukum.
Informasi kalkulator
📋 Cara menggunakan kalkulator ini
- Masukkan angka yang ingin dikonversi ke huruf (mendukung hingga kuadriliun, yaitu 15 digit).
- Pilih mata uang jika diperlukan: Rupiah, US Dollar, atau tanpa mata uang.
- Aktifkan opsi 'sen' atau desimal jika angka memiliki bagian desimal/pecahan.
- Pilih kapitalisasi: huruf kecil semua, kapital di awal kata, atau HURUF BESAR untuk dokumen formal.
- Klik Konversi untuk melihat hasil dalam Bahasa Indonesia baku.
- Salin hasil untuk ditempelkan ke kwitansi, faktur, atau dokumen hukum.
- Tip: untuk dokumen hukum/notaris, biasakan menulis angka diikuti terbilang dalam kurung.
🧮 Algoritma Konversi Angka ke Huruf Bahasa Indonesia
Bilangan dipecah per tiga digit (kelas satuan, ribuan, jutaan, miliaran, triliunan, kuadriliunan) lalu dikonversi menggunakan kata dasar: nol-sembilan, sepuluh-sembilan belas, dua puluh-sembilan puluh, seratus-sembilan ratus.
- Satuan: nol, satu, dua, ..., sembilan
- Belasan: sepuluh, sebelas, dua belas, ..., sembilan belas
- Puluhan: dua puluh, tiga puluh, ..., sembilan puluh
- Kelas: ribu (10³), juta (10⁶), miliar (10⁹), triliun (10¹²), kuadriliun (10¹⁵)
Aturan khusus: 'satu ratus' menjadi 'seratus', 'satu ribu' menjadi 'seribu', 'satu belas' menjadi 'sebelas'.
💡 Contoh: Konversi Rp 1.250.500 ke terbilang
Diketahui:- Angka: 1.250.500
- Mata uang: Rupiah
- Kapitalisasi: kapital di awal kata
Langkah:- Pecah per tiga digit: 1 (juta) | 250 (ribu) | 500 (satuan).
- Konversi tiap kelas: 1 = 'satu juta'; 250 = 'dua ratus lima puluh ribu'; 500 = 'lima ratus'.
- Gabung: 'satu juta dua ratus lima puluh ribu lima ratus'.
- Tambahkan mata uang dan kapitalisasi: 'Satu Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Lima Ratus Rupiah'.
Hasil: Hasil terbilang: Satu Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Lima Ratus Rupiah.
❓ Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan terbilang wajib dicantumkan dalam dokumen?
Terbilang wajib dicantumkan dalam dokumen keuangan dan hukum seperti kwitansi, cek, bilyet giro, akta notaris, kontrak, faktur pajak, dan surat perjanjian. Tujuannya adalah mencegah pemalsuan angka dengan menambahkan digit. Aturan kwitansi materai diatur dalam UU 10/2020 tentang Bea Meterai.
Bagaimana menulis terbilang untuk angka desimal?
Bagian desimal biasanya ditulis dengan kata 'koma' diikuti pembacaan digit per digit, contohnya 3,14 menjadi 'tiga koma satu empat'. Untuk uang, bagian sen ditulis terpisah, misal Rp 100,50 menjadi 'seratus rupiah lima puluh sen'. Standar penulisan ini mengikuti EYD V (Ejaan Yang Disempurnakan).
Apa beda 'milyar' dan 'miliar'?
Bentuk baku menurut KBBI adalah 'miliar', sedangkan 'milyar' termasuk bentuk tidak baku. Untuk dokumen resmi gunakan 'miliar'. Sistem penomoran Indonesia mengikuti skala panjang Eropa: ribuan (10³), jutaan (10⁶), miliaran (10⁹), triliunan (10¹²), kuadriliunan (10¹⁵).
Apakah ada batas maksimum angka yang bisa dikonversi?
Kalkulator ini mendukung angka hingga kuadriliun (15 digit). Untuk kebutuhan praktis di Indonesia, angka semacam APBN (sekitar Rp 3.500 triliun) masih di dalam rentang. Angka di luar rentang biasanya jarang dipakai dalam dokumen sehari-hari.
Bagaimana menulis terbilang untuk angka negatif?
Tambahkan kata 'minus' atau 'negatif' di awal terbilang. Misalnya -500 ditulis 'minus lima ratus' atau 'negatif lima ratus'. Untuk konteks keuangan, biasanya digunakan tanda kurung pada angkanya (500) tanpa kata minus. Ikuti konvensi yang berlaku pada dokumen Anda (akuntansi, hukum, atau umum).
📚 Sumber & referensi
Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026