๐Ÿ›ต

Kalkulator Tarif Ojol (Gojek, Grab) per Kilometer

Estimasi tarif ojol Gojek, Grab, dan Maxim per kilometer berdasarkan zona Permenhub 12/2019 dan Kepmenhub 348/2019. Hitung tarif GoRide GrabBike (motor), GoCar GrabCar (mobil 4 seat), ongkir GoFood GrabFood, serta GoSend GrabExpress paket dengan surcharge hujan, malam, dan jam sibuk. Cocok untuk pengguna ojol harian, penumpang dan UMKM yang mau cek estimasi biaya antar zona 1 (Sumatera-Bali-Jawa), zona 2 (Jabodetabek), dan zona 3 (Kalimantan-Sulawesi-Maluku-Papua-NTT-NTB) lengkap dengan perbandingan Gojek vs Grab vs Maxim.

KEUANGAN

Kalkulator Tarif Ojol (Gojek, Grab, Maxim) per Kilometer

Estimasi tarif Gojek, Grab, dan Maxim berdasarkan jarak (km), zona tarif, dan kondisi (hujan, jam sibuk, malam). Mengacu pada Kepmenhub 348/2019 (ojek online) dan Permenhub 12/2019 (taksi online).

Rumus dasar tarif ojol:Tarif = max(biaya_minimum, jarak ร— tarif/km) ร— surge + surchargeBiaya minimum berlaku untuk 4 km pertama. Surge berlaku saat jam sibuk/malam. Surcharge berupa biaya hujan, biaya layanan (food), dll.

Penjelasan Zona Tarif Ojol

Zona 1 - Sumatera, Bali, Jawa (selain Jabodetabek)Motor: Rp 1.850-2.300/km, biaya minimum Rp 8.000 (4 km). Mobil: Rp 3.500-6.000/km, biaya minimum Rp 17.000.
Zona 2 - JabodetabekTarif tertinggi karena padat. Motor: Rp 2.250-2.650/km, minimum Rp 9.000. Mobil: Rp 3.800-6.500/km, minimum Rp 18.000.
Zona 3 - Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, NTT, NTBMotor: Rp 2.100-2.600/km, minimum Rp 8.500. Mobil: Rp 3.700-6.300/km, minimum Rp 17.500.

Faktor Penambah Tarif (Surge)

  • Hujan: tambahan flat Rp 2.000-3.000 per order
  • Jam sibuk pagi (06.00-09.00) & sore (17.00-20.00): +15% sampai 30%
  • Malam (21.00-05.00): +20% dari tarif normal
  • Demand tinggi (event, libur): surge dinamis bisa 1.5x-2x
  • Daerah terpencil: tambahan biaya antar zona

Tips Hemat Naik Ojol

  • Pesan di luar jam sibuk untuk hindari surge 15-30%
  • Bandingkan Gojek, Grab, dan Maxim - selisih bisa Rp 3.000-10.000
  • Maxim umumnya 10-20% lebih murah, tapi driver lebih jarang di luar kota besar
  • Pakai voucher / kupon mingguan dari aplikasi
  • Untuk GoFood/GrabFood, restoran berlabel "Hemat" biasanya ongkir lebih rendah
  • GoSend Same Day ~15% lebih murah daripada Instant untuk paket non-urgent

Referensi: Kepmenhub Nomor KM 348 Tahun 2019 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat dengan Aplikasi. Permenhub Nomor PM 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat. Tarif dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Kementerian Perhubungan dan algoritma masing-masing platform.

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Pilih jenis layanan: GoRide/GrabBike (motor), GoCar/GrabCar (mobil), GoFood/GrabFood (ongkir makanan), atau GoSend/GrabExpress (paket).
  2. Pilih zona tarif sesuai lokasi: Zona 1 (Sumatera, Bali, Jawa non-Jabodetabek), Zona 2 (Jabodetabek), atau Zona 3 (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, NTT, NTB).
  3. Pilih penyedia: Gojek, Grab, atau Maxim. Kalkulator akan tetap menampilkan perbandingan ketiga brand.
  4. Masukkan jarak tempuh (km) dari titik jemput ke tujuan. Untuk akurasi, gunakan Google Maps untuk cek jarak rute tercepat.
  5. Masukkan estimasi waktu (menit) - opsional, untuk referensi durasi perjalanan.
  6. Pilih kondisi: Normal, Hujan (+Rp 2.500), Jam sibuk (+20%), Malam 21.00-05.00 (+20%), atau Hujan + jam sibuk (+30%).
  7. Untuk GoSend/GrabExpress, pilih Instant (langsung antar) atau Same Day (lebih murah).
  8. Klik 'Hitung Estimasi Tarif' - kalkulator akan menampilkan rentang tarif batas bawah-rata-rata-atas, breakdown biaya, dan perbandingan Gojek vs Grab vs Maxim.

Tarif Ojol

Tarif = max(biaya_minimum, jarak * tarif_per_km) * surge_multiplier + surcharge
  • jarak = jarak rute tercepat (km)
  • tarif_per_km = batas atas/bawah per zona dan jenis layanan (Rp 1.850-6.500/km)
  • biaya_minimum = Rp 8.000-12.000 untuk 4 km pertama (motor); Rp 17.000-18.000 (mobil)
  • surge_multiplier = 1.0 normal, 1.15-1.30 jam sibuk, 1.20 malam, +Rp 2-3k flat untuk hujan
  • surcharge = biaya tambahan flat (hujan, biaya layanan GoFood, biaya jasa aplikasi)

Diatur Permenhub 12/2019 untuk taksi online (GoCar/GrabCar) dan Kepmenhub 348/2019 untuk ojek online (GoRide/GrabBike). Tarif aplikasi aktual dapat berbeda karena algoritma surge dinamis tiap platform, promo, dan kondisi real-time permintaan-penawaran driver.

Contoh: GrabBike Jabodetabek 15 km, jam sibuk hujan

Diketahui:
  • Layanan: GrabBike (motor)
  • Zona: 2 (Jabodetabek)
  • Tarif per km: Rp 2.250-2.650 (rata-rata Rp 2.450)
  • Jarak: 15 km
  • Kondisi: hujan + jam sibuk (+30% & +Rp 2.500)
Langkah:
  1. Tarif dasar = 15 km x Rp 2.450/km = Rp 36.750
  2. Bandingkan dengan biaya minimum (Rp 9.000) - pakai yang lebih besar = Rp 36.750
  3. Apply surge: Rp 36.750 x 1.30 = Rp 47.775
  4. Tambahkan surcharge hujan: Rp 47.775 + Rp 2.500 = Rp 50.275

Hasil: Estimasi tarif GrabBike Jabodetabek 15 km saat hujan + jam sibuk ~ Rp 50.000 (rentang Rp 46.000-54.000).

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa tarif Gojek dan Grab per km terbaru?
Sesuai Kepmenhub 348/2019, tarif batas bawah-atas ojek online (GoRide/GrabBike): Zona 1 Rp 1.850-2.300/km, Zona 2 (Jabodetabek) Rp 2.250-2.650/km, Zona 3 Rp 2.100-2.600/km. Untuk taksi online (GoCar/GrabCar) sesuai Permenhub 12/2019: Zona 1 Rp 3.500-6.000/km, Zona 2 Rp 3.800-6.500/km, Zona 3 Rp 3.700-6.300/km. Plus biaya minimum Rp 8.000-9.000 (motor) atau Rp 17.000-18.000 (mobil) untuk 4 km pertama.
Apa bedanya zona 1, 2, dan 3 ojol?
Zona 1 meliputi Sumatera, Bali, dan Jawa selain Jabodetabek - tarif paling murah. Zona 2 hanya Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) - tarif paling mahal karena kepadatan dan biaya hidup. Zona 3 meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, NTT, dan NTB - tarif menengah karena jarak antar titik biasanya lebih jauh dan jumlah driver lebih sedikit.
Berapa biaya tambahan saat hujan dan jam sibuk?
Hujan menambah flat Rp 2.000-3.000 per order (tergantung platform). Jam sibuk (06.00-09.00 dan 17.00-20.00) menambah surge 15-30%. Malam hari (21.00-05.00) menambah +20% dari tarif normal. Saat hujan bersamaan jam sibuk, total tambahan bisa +30% plus surcharge hujan. Pada event besar atau libur panjang, surge dinamis bahkan bisa mencapai 1.5x-2x tarif normal.
Mana lebih murah, Gojek, Grab, atau Maxim?
Secara umum Maxim 10-20% lebih murah karena strategi penetrasi pasar, namun jumlah driver dan area coverage lebih terbatas - terutama di kota kecil. Gojek dan Grab tarif serupa, beda Rp 1.000-3.000 di order yang sama. Grab kadang lebih murah untuk GrabCar, sementara Gojek lebih kompetitif untuk GoRide. Disarankan cek di 2-3 aplikasi sebelum order, terutama untuk perjalanan jauh atau saat surge tinggi.
Berapa ongkir GoFood dan GrabFood?
Ongkir GoFood/GrabFood menggunakan tarif motor (Rp 1.850-2.650/km tergantung zona) plus biaya layanan Rp 2.500 dan biaya jasa aplikasi sekitar Rp 3.000. Untuk pesanan 5 km di Jabodetabek, total ongkir biasanya Rp 16.000-22.000. Restoran berlabel 'Hemat' atau 'Pilihan Ekonomis' biasanya dapat subsidi ongkir lebih besar sehingga jatuhnya lebih murah.

Terakhir diperbarui: 23 Mei 2026