๐ŸŒŠ

Kalkulator Gelombang (Cepat Rambat, Periode, Frekuensi)

Hitung cepat rambat (v), panjang gelombang (lambda), frekuensi (f), dan periode (T) gelombang lengkap dengan konversi satuan Hz/kHz/MHz/GHz, cm/m/km, ms/s/us. Dilengkapi rumus gelombang, fisika SMA, gelombang transversal longitudinal, mekanik elektromagnetik, spektrum EM, hukum Snellius pemantulan pembiasan, indeks bias, dan tabel cepat rambat di berbagai medium.

MATEMATIKA

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Pilih besaran yang ingin dihitung: Cepat Rambat (v), Panjang Gelombang (lambda), Frekuensi (f), atau Periode (T).
  2. Masukkan dua besaran lain yang sudah diketahui (misal: lambda dan f untuk menghitung v).
  3. Pilih satuan yang sesuai pada dropdown (Hz/kHz/MHz/GHz untuk frekuensi; cm/m/km untuk panjang; ms/s/us untuk periode).
  4. Untuk mode Frekuensi/Periode, pilih sumber data: dari T (atau f) saja, atau dari v dan lambda.
  5. Klik 'Hitung' untuk melihat hasil utama, langkah perhitungan, detail seluruh besaran gelombang, dan tabel konversi satuan.
  6. Gunakan tabel cepat rambat referensi dan spektrum EM di bawah untuk membandingkan dengan medium / jenis gelombang umum.

Rumus dasar gelombang

v = lambda * f = lambda / T ; f = 1/T
  • v = cepat rambat gelombang (m/s)
  • lambda = panjang gelombang (m)
  • f = frekuensi (Hz = 1/s)
  • T = periode (s)

Hubungan f dan T: f = 1/T. Untuk gelombang EM di vakum, v = c = 299.792.458 m/s. Untuk pembiasan berlaku hukum Snellius: n1 sin(theta1) = n2 sin(theta2), dengan n = c/v.

Contoh: Gelombang radio FM 100 MHz di udara

Diketahui:
  • Frekuensi f = 100 MHz = 100.000.000 Hz
  • Cepat rambat v = c = 3 x 10^8 m/s (gelombang EM di udara ~= di vakum)
  • Yang ditanya: panjang gelombang (lambda)
Langkah:
  1. Gunakan rumus lambda = v / f
  2. lambda = (3 x 10^8 m/s) / (100 x 10^6 Hz)
  3. lambda = 3 x 10^8 / 1 x 10^8
  4. lambda = 3 m

Hasil: Panjang gelombang radio FM 100 MHz adalah 3 meter.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa perbedaan gelombang transversal dan longitudinal?
Pada gelombang transversal, arah getar partikel TEGAK LURUS dengan arah rambat gelombang (contoh: gelombang tali, gelombang air, semua gelombang elektromagnetik termasuk cahaya). Pada gelombang longitudinal, arah getar SEJAJAR dengan arah rambat (contoh: gelombang bunyi di udara, gelombang slinki yang ditekan-tarik). Pada longitudinal terbentuk rapatan dan renggangan, sementara transversal terbentuk puncak dan lembah.
Apa beda gelombang mekanik dan elektromagnetik?
Gelombang mekanik MEMBUTUHKAN medium (zat perantara) untuk merambat - contohnya bunyi (butuh udara/air), gelombang air, dan gelombang gempa. Gelombang elektromagnetik TIDAK butuh medium dan dapat merambat di ruang hampa (vakum) - contohnya cahaya, radio, gelombang mikro, X-ray, dan sinar gamma. Inilah sebabnya cahaya matahari bisa mencapai Bumi melewati vakum antariksa, tapi ledakan di luar angkasa tidak terdengar.
Bagaimana hubungan v, lambda, f, dan T?
Empat besaran dasar gelombang terikat oleh dua persamaan: v = lambda x f (cepat rambat = panjang gelombang dikali frekuensi) dan f = 1/T (frekuensi adalah kebalikan periode). Dari dua persamaan ini, kita juga dapat: v = lambda/T, lambda = v/f, lambda = v x T, dan T = lambda/v. Jika dua besaran diketahui, dua besaran lain dapat dihitung.
Apa contoh penerapan gelombang dalam kehidupan sehari-hari?
Sangat banyak: (1) Komunikasi - radio FM/AM, TV, Wi-Fi, sinyal HP semua memakai gelombang elektromagnetik dengan frekuensi berbeda; (2) Medis - USG memakai gelombang ultrasonik, X-ray dan MRI memakai gelombang EM; (3) Rumah tangga - microwave memanaskan makanan dengan gelombang mikro, remote TV pakai inframerah; (4) Musik - bunyi dari alat musik adalah gelombang longitudinal; (5) Navigasi - radar kapal/pesawat dan sonar kapal selam.
Apa itu Hukum Snellius dan kapan dipakai?
Hukum Snellius mengatur pembiasan (pembelokan) gelombang saat melewati batas dua medium berbeda, dirumuskan: n1 sin(theta1) = n2 sin(theta2), di mana n adalah indeks bias (n = c/v) dan theta adalah sudut terhadap garis normal. Dipakai untuk menghitung pembiasan cahaya di lensa, prisma, dari udara ke air (mengapa pensil terlihat patah di dalam air), pada fiber optik, dan pada fenomena pemantulan internal total (mis. pada intan dan fiber). Saat dari medium rapat ke kurang rapat dengan sudut datang melebihi sudut kritis, terjadi pemantulan total.

Terakhir diperbarui: 23 Mei 2026