πŸ₯©

Kalkulator Kebutuhan Protein Harian

Hitung kebutuhan protein harian berdasarkan berat badan, aktivitas, dan tujuan. Lengkap sumber protein.

KESEHATAN

Kalkulator Kebutuhan Protein Harian menghitung berapa gram protein yang Anda butuhkan per hari.

Berdasarkan berat badan, level aktivitas, dan tujuan (maintenance, muscle gain, fat loss). Dilengkapi tabel sumber protein Indonesia (telur, dada ayam, tempe, tahu, ikan) dan panduan distribusi per waktu makan.

Disklaimer: Kebutuhan individu dapat berbeda. Konsultasikan dengan ahli gizi untuk program diet spesifik. .

Hitung Kebutuhan Protein Harian

Hitung kebutuhan protein harian berdasarkan berat badan, level aktivitas, dan tujuan kebugaran. Termasuk panduan sumber makanan dan pembagian per waktu makan.

Panduan Lengkap Protein

Protein Timing

Tubuh hanya dapat memaksimalkan sintesis protein otot sekitar 20–40g per waktu makan. Distribusikan asupan protein secara merata di 3–4 waktu makan daripada memakan semuanya sekaligus. Konsumsi 20–40g protein dalam 1–2 jam setelah latihan terbukti mempercepat pemulihan dan pertumbuhan otot.

Protein Lengkap vs Tidak Lengkap

Protein lengkap mengandung semua 9 asam amino esensial: telur, daging, ikan, susu, dan produk hewani lainnya. Whey protein adalah protein lengkap dengan bioavailabilitas tertinggi.

Protein tidak lengkap umumnya berasal dari nabati: tahu, tempe, kacang-kacangan, biji-bijian. Tempe sedikit lebih baik karena fermentasi meningkatkan bioavailabilitas. Namun tahu + nasi = protein lengkap (kombinasi asam amino saling melengkapi).

Tips Sumber Protein Nabati

  • Padukan kacang-kacangan + biji-bijian untuk mendapat semua asam amino esensial
  • Tempe lebih unggul dari tahu: fermentasi meningkatkan kandungan protein dan menurunkan anti-nutrisi
  • Edamame adalah salah satu protein nabati lengkap dengan ~18g/100g
  • Pertimbangkan tambahan suplemen B12 jika full vegan, karena B12 hampir tidak ada di nabati
  • Vegans mungkin perlu target protein 10–15% lebih tinggi untuk mengkompensasi bioavailabilitas lebih rendah

Acuan Kebutuhan Protein

Sedentari (AKG Indonesia): 0.8 g/kg/hari
Olahraga ringan–moderat: 1.0–1.4 g/kg/hari
Latihan kekuatan / bulking: 1.6–2.0 g/kg/hari
Defisit kalori (fat loss): 1.6–2.4 g/kg/hari
Atlet daya tahan: 1.8–2.2 g/kg/hari
Sumber: ISSN 2017, ACSM/ADA/DC, Permenkes AKG 2019