πŸ’°

Kalkulator Profit Margin & Markup

Hitung profit margin, markup, dan harga jual dari modal. Tiga mode perhitungan.

KEUANGAN

Kalkulator Profit Margin & Markup membantu pemilik usaha menghitung keuntungan dan menentukan harga jual.

Tiga mode: hitung margin dari harga & modal, tentukan harga jual dari target margin, atau tentukan harga jual dari target markup. Menjelaskan perbedaan margin vs markup.

Kalkulator Profit & Margin

Hitung margin keuntungan, markup, dan harga jual ideal β€” dengan tiga mode perhitungan dan visualisasi komposisi harga.

Harga yang ditawarkan ke pembeli.
Harga Pokok Penjualan β€” total biaya produksi atau beli.

Margin vs Markup β€” Perbedaan yang Sering Membingungkan

Profit = Harga Jual βˆ’ Modal
Profit Margin (%) = Profit Γ· Harga Jual Γ— 100
Markup (%) = Profit Γ· Modal Γ— 100
Harga Jual (dari margin) = Modal Γ· (1 βˆ’ Margin%)
Harga Jual (dari markup) = Modal Γ— (1 + Markup%)

Profit Margin adalah persentase keuntungan dari harga jual. Margin 30% artinya dari setiap Rp 100.000 yang Anda terima, Rp 30.000 adalah keuntungan bersih. Ini metrik yang digunakan analis keuangan dan laporan laba rugi.

Markup adalah persentase keuntungan dari modal. Markup 50% artinya Anda menjual seharga 1,5Γ— modal. Ini lebih intuitif bagi pedagang β€” β€œjual 50% di atas modal” β€” tapi menghasilkan angka yang lebih besar dari margin.

Contoh nyata: Modal Rp 100.000, Harga Jual Rp 150.000.
Profit = Rp 50.000 β†’ Margin = 33,3% (50 Γ· 150), Markup = 50% (50 Γ· 100).
Markup selalu lebih besar dari margin untuk profit yang sama β€” ingat ini saat berkomunikasi dengan tim atau supplier.

Strategi Penetapan Harga:

Cost-plus Pricing
Tambah markup tetap ke modal. Sederhana, cocok untuk produk komoditas.
Target Margin
Tentukan margin dulu, hitung harga jual. Cocok untuk target profitabilitas.
Value Pricing
Harga berdasarkan nilai ke pelanggan, bukan biaya. Margin bisa jauh lebih tinggi.

Margin industri sebagai acuan:Ritel umum 20–50%, F&B 60–70%, SaaS 70–90%, fashion 50–60%, elektronik 5–20%. Margin tinggi tidak selalu berarti bisnis sehat β€” perhatikan juga volume dan biaya tetap.