โ›ฝ

Kalkulator Biaya BBM

Hitung estimasi pengeluaran bahan bakar kendaraan per hari, minggu, bulan, dan tahun. Harga BBM April 2026.

KEUANGAN

Kalkulator Biaya BBM membantu Anda menghitung estimasi pengeluaran bahan bakar kendaraan secara harian, mingguan, bulanan, dan tahunan.

Preset harga BBM hanya referensi dan dapat berbeda menurut waktu serta wilayah. Masukkan harga yang terlihat di SPBU, konsumsi kendaraan, dan jarak tempuh harian untuk mendapatkan estimasi biaya.

Disklaimer: Harga BBM dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah dan PT Pertamina. .

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Pilih jenis BBM kendaraan.
  2. Masukkan harga BBM per liter sesuai papan harga SPBU dan wilayah kamu; preset hanya referensi yang dapat diubah.
  3. Masukkan konsumsi kendaraan dalam km/liter.
  4. Masukkan jarak tempuh harian.
  5. Pilih frekuensi pemakaian.
  6. Klik Hitung untuk melihat estimasi biaya.
  7. Bandingkan dengan transportasi alternatif.

Estimasi Biaya BBM

Biaya_harian = (jarak_harian / konsumsi_km_per_liter) x harga_per_liter
  • Jarak_harian = total km dilalui per hari
  • Konsumsi = efisiensi kendaraan dalam km/liter
  • Harga_per_liter = harga BBM di SPBU dalam rupiah
  • Biaya_bulanan = biaya_harian x 22 (kerja) atau x 30 (setiap hari)

Konsumsi BBM bervariasi tergantung kondisi: kemacetan menurunkan efisiensi 20-40%, AC menambah konsumsi 5-15%, kecepatan tinggi (>100 km/jam) menambah konsumsi 25%.

Contoh: Pengguna mobil Avanza 1.3, harian PP rumah-kantor 30 km

Diketahui:
  • BBM = Pertalite, harga Rp 10.000/liter
  • Konsumsi = 12 km/liter (rata-rata Avanza dalam kota)
  • Jarak harian = 30 km (15 km berangkat + 15 km pulang)
  • Frekuensi = 22 hari kerja per bulan
Langkah:
  1. BBM per hari: 30 / 12 = 2.5 liter
  2. Biaya per hari: 2.5 x 10.000 = Rp 25.000
  3. Biaya per minggu (5 hari kerja): 25.000 x 5 = Rp 125.000
  4. Biaya per bulan (22 hari): 25.000 x 22 = Rp 550.000
  5. Biaya per tahun: 550.000 x 12 = Rp 6.600.000

Hasil: Estimasi biaya BBM Rp 25.000/hari, Rp 550.000/bulan, Rp 6.600.000/tahun. Tidak termasuk biaya saat akhir pekan dan perjalanan tambahan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara menghitung konsumsi BBM kendaraan sendiri?
Isi tangki sampai full, catat km di odometer (misal 12.345 km). Pakai kendaraan normal sampai BBM tinggal sekitar 25%. Isi penuh lagi, catat berapa liter dibutuhkan dan km baru. Konsumsi = (km_baru - km_awal) / liter_terisi. Untuk akurasi lebih baik, ulangi 3-5 kali dan ambil rata-rata. Aplikasi seperti Drivvo atau Fuelio bisa otomatisasi pencatatan.
Apakah Pertamax lebih hemat dibanding Pertalite?
Ikuti rekomendasi RON pada buku manual kendaraan. Harga dan selisih antarproduk berubah menurut periode dan wilayah, jadi masukkan harga SPBU aktual sebelum membandingkan biaya per kilometer.
Bagaimana cara menghemat BBM mobil sehari-hari?
Tips terbukti efektif: jaga tekanan ban sesuai spec (kurang 1 psi bisa nambah konsumsi 0.4%), hindari akselerasi dan rem mendadak (smooth driving hemat sampai 30%), matikan mesin saat menunggu >30 detik (idle 1 menit boros 5-10 ml), kurangi beban kabin tidak perlu (100 kg ekstra nambah konsumsi 7%), service rutin (filter udara kotor turunkan efisiensi 10%), dan hindari jam macet jika memungkinkan.
Apakah BBM subsidi (Pertalite) masih akan ada di 2026?
Kebijakan subsidi dan pembatasan pembelian dapat berubah. Periksa pengumuman BPH Migas, Pertamina, atau SPBU sebelum memakai preset kalkulator.
Berapa rata-rata konsumsi BBM mobil populer di Indonesia?
Avanza/Xenia 1.3: 12-15 km/liter dalam kota, 15-18 km/liter tol. Innova Reborn diesel: 10-12 km/liter dalam kota, 14-17 km/liter tol. Brio/Agya/Calya: 14-18 km/liter dalam kota. Mobilio: 13-16 km/liter dalam kota. SUV 7-seater (Pajero, Fortuner): 8-11 km/liter dalam kota. EV (Wuling Air, Ioniq): equivalent 30-50 km/liter. Selalu rujuk data resmi pabrikan untuk perbandingan.

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026