๐ญ
Kalkulator HPP (Harga Pokok Penjualan)
Hitung Harga Pokok Penjualan untuk usaha dagang dan manufaktur. Analisis margin kotor dan markup.
KEUANGANKalkulator HPP (Harga Pokok Penjualan) membantu pemilik usaha menghitung biaya produksi atau pengadaan barang.
Mendukung dua mode: HPP Produksi (manufaktur) dengan bahan baku, tenaga kerja, dan overhead, serta HPP Dagang dengan persediaan dan pembelian. Dilengkapi analisis margin kotor dan markup.
Kalkulator HPP (Harga Pokok Penjualan)
Hitung HPP untuk usaha manufaktur (HPP Produksi) maupun usaha dagang (HPP Dagang), lengkap dengan rincian step-by-step dan analisis margin kotor.
Apa itu HPP dan Mengapa Penting?
Rumus HPP DagangHPP = Persediaan Awal + Pembelian Bersih + Ongkir Pembelian โ Persediaan Akhir. Rumus ini mengukur nilai barang yang benar-benar terjual dalam satu periode.
Rumus HPP ProduksiBB Terpakai = BB Awal + Pembelian โ BB Akhir โ Biaya Produksi = BB Terpakai + TKL + Overhead โ HPP Produksi = Biaya Produksi + BDP Awal โ BDP Akhir โ HPP = HPP Produksi + BJ Awal โ BJ Akhir.
Peran HPP dalam Penetapan HargaHPP adalah batas bawah harga jual. Menjual di bawah HPP berarti merugi. Tambahkan margin keuntungan yang diinginkan di atas HPP untuk menentukan harga jual minimum yang profitable.
Gross Margin vs MarkupGross Margin = (Harga Jual โ HPP) / Harga Jual ร 100%. Markup = (Harga Jual โ HPP) / HPP ร 100%. Keduanya berbeda: margin 50% = markup 100%. Pastikan menggunakan metrik yang tepat saat berkomunikasi dengan investor.
FIFO vs LIFO vs Average CostMetode penilaian persediaan memengaruhi HPP. FIFO (First In, First Out): barang lama dijual lebih dulu, HPP lebih rendah saat harga naik. LIFO: barang baru dijual lebih dulu, HPP lebih tinggi. Average Cost: menggunakan harga rata-rata. Di Indonesia, PSAK mengakui FIFO dan Average Cost.