๐Ÿ›’

Kalkulator Harga Jual Shopee & Marketplace untuk Seller

Hitung harga jual produk di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Lazada, dan toko online lain agar target margin tetap aman setelah fee admin, biaya layanan, diskon seller, ongkir, packing, iklan, dan affiliate.

KEUANGAN

Kalkulator Harga Jual Shopee membantu seller menentukan harga listing agar profit tetap aman setelah semua potongan marketplace.

Masukkan HPP, target margin, diskon seller, fee admin, biaya layanan promo, payment fee, iklan atau affiliate, ongkir yang ditanggung seller, voucher, dan biaya packing. Hasil menampilkan harga listing per produk, harga setelah diskon, profit bersih, break-even, serta perbandingan preset Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Lazada.

Disklaimer: Fee marketplace berbeda per kategori, status toko, program promo, dan waktu. Gunakan preset sebagai estimasi awal lalu cocokkan dengan dashboard seller resmi sebelum menaikkan harga. .

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Pilih platform yang paling mendekati toko kamu, misalnya Shopee seller aktif, Shopee Mall, Tokopedia, TikTok Shop, Lazada, atau custom toko online.
  2. Masukkan HPP per produk, jumlah produk per order, biaya packing, voucher seller, ongkir yang kamu subsidi, dan biaya tetap lain.
  3. Cek kembali fee admin, biaya layanan promo, payment fee, serta iklan atau affiliate dari dashboard seller karena tarif bisa berbeda per kategori dan status toko.
  4. Masukkan target margin bersih dan diskon coret seller bila kamu ingin menampilkan harga sebelum diskon.
  5. Klik "Hitung Harga Jual" untuk melihat harga listing per produk, harga setelah diskon, profit bersih, break-even, dan tabel perbandingan marketplace.
  6. Gunakan hasil sebagai harga awal, lalu cek ulang dengan harga kompetitor, batas psikologis harga, dan performa iklan.

Harga Jual Marketplace dengan Target Margin

harga_setelah_diskon = (HPP_total + biaya_tetap) / (1 - total_fee% - target_margin%)
  • HPP_total = HPP per produk x jumlah produk per order
  • biaya_tetap = packing + voucher seller + ongkir seller + biaya tetap lain
  • total_fee% = admin marketplace + biaya layanan + payment fee + iklan atau affiliate
  • harga_listing = harga_setelah_diskon / (1 - diskon_seller%)
  • profit = harga_setelah_diskon - HPP_total - biaya_tetap - fee_marketplace

Rumus memakai gross-up agar target margin dihitung setelah fee variabel. Jika total fee plus target margin terlalu tinggi, harga tidak bisa dihitung secara sehat.

Contoh: Produk modal Rp 70 ribu dengan target margin 25%

Diketahui:
  • HPP per produk: Rp 70.000
  • Qty per order: 1
  • Packing: Rp 3.000
  • Voucher seller: Rp 5.000
  • Total fee variabel: admin 8%, layanan 3,5%, payment 1%, iklan 5%
  • Target margin bersih: 25%
  • Diskon seller: 10%
Langkah:
  1. Biaya tetap = Rp 3.000 + Rp 5.000 = Rp 8.000
  2. Total fee variabel = 17,5%
  3. Denominator gross-up = 1 - 17,5% - 25% = 57,5%
  4. Harga setelah diskon = (70.000 + 8.000) / 57,5% = sekitar Rp 135.652
  5. Harga listing sebelum diskon 10% = 135.652 / 90% = sekitar Rp 150.725

Hasil: Setelah dibulatkan ke Rp 1.000, harga listing sekitar Rp 151.000 dengan profit bersih sekitar 25% dari harga setelah diskon.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa harga jual Shopee perlu dihitung mundur?
Karena fee admin, layanan promo, affiliate, dan iklan biasanya memotong persentase dari harga transaksi. Jika seller hanya menambahkan markup dari HPP, margin bisa turun setelah semua potongan masuk.
Apa beda harga listing dan harga setelah diskon?
Harga listing adalah harga yang tampil sebelum diskon coret seller. Harga setelah diskon adalah nilai transaksi yang menjadi dasar simulasi profit. Jika kamu tidak memakai diskon coret, isi diskon 0%.
Apakah preset fee di kalkulator ini pasti sama dengan dashboard saya?
Tidak. Preset dibuat sebagai titik awal riset. Fee akhir bergantung kategori produk, status toko, program gratis ongkir, cashback, affiliate, iklan, dan kebijakan terbaru platform. Seller harus mengganti angka sesuai dashboard resmi.
Margin bersih sebaiknya berapa untuk jualan online?
Tidak ada angka tunggal. Produk fast moving bisa memakai margin lebih tipis, sedangkan produk niche, custom, atau perlu after-sales biasanya butuh margin lebih besar. Banyak seller mulai dari simulasi 15-30%, lalu menguji konversi dan biaya iklan.
Bagaimana kalau hasil harga terlalu mahal dibanding kompetitor?
Cek empat tuas utama: turunkan HPP lewat supplier, kurangi diskon atau voucher seller, batasi iklan yang tidak menghasilkan, atau ubah bundling agar nilai order naik. Jangan memaksa harga murah jika hasilnya rugi.

Terakhir diperbarui: 26 Juni 2026