Cara menggunakan kalkulator ini
- Masukkan diameter bore (mm), yaitu diameter silinder mesin. Data ini biasanya ada di manual kendaraan atau spesifikasi pabrikan.
- Masukkan panjang stroke (mm), yaitu jarak gerak piston dari TMA (Titik Mati Atas) ke TMB (Titik Mati Bawah).
- Masukkan jumlah silinder, mulai dari 1 (motor bebek) hingga 12 (supercar).
- Tekan Hitung untuk memperoleh kapasitas mesin total dalam cc (cm^3) sekaligus konversi ke liter dan cubic inch.
- Periksa klasifikasi kendaraan dan estimasi tarif pajak PKB sesuai kapasitas mesin yang dihitung. Tip: untuk motor 150 cc ke atas, pertimbangkan biaya BBNKB dan progres pajak progresif jika kepemilikan ke-2 atau lebih.