๐ŸŽ๏ธ

Kalkulator CC Mesin Kendaraan

Hitung kapasitas mesin (CC) dari bore, stroke, dan jumlah silinder. Konversi CC ke liter dan HP.

LIFESTYLE

Kalkulator CC Mesin menghitung kapasitas mesin kendaraan dari dimensi bore, stroke, dan jumlah silinder.

Mendukung konversi CC ke liter, cubic inch, dan estimasi HP. Klasifikasi kendaraan berdasarkan CC beserta informasi pajak kendaraan bermotor (PKB) terkait.

Kalkulator CC Mesin

Hitung kapasitas mesin (CC) dari spesifikasi bore dan stroke, atau konversi CC ke satuan lain beserta estimasi tenaga dan kelas kendaraan.

Masukkan bore (diameter silinder), stroke (langkah piston), dan jumlah silinder untuk menghitung total kapasitas mesin secara otomatis.

Contoh Spesifikasi Mesin Populer

KendaraanCCBore (mm)Stroke (mm)SilinderTipe Mesin
Honda Beat 110110 cc4763.11Under-square (langkah > diameter)
Yamaha NMAX 155155 cc5858.71Square (hampir seimbang)
Honda CBR250RR249 cc49492Square (seimbang sempurna)
Toyota Agya 1.21197 cc7273.74Square (hampir seimbang)
Honda Civic 1.5 Turbo1498 cc7389.54Under-square (torsi tinggi)
Toyota Land Cruiser V84461 cc9480.58Over-square (putaran tinggi)

Memahami Bore, Stroke, dan Kapasitas Mesin

Bore (Diameter Silinder)
Bore adalah diameter lubang silinder, diukur dalam milimeter (mm). Semakin besar bore, semakin besar volume campuran bahan bakar yang dapat ditampung per siklus. Mesin dengan bore besar cenderung menghasilkan tenaga puncak lebih tinggi (RPM tinggi).
Stroke (Langkah Piston)
Stroke adalah jarak yang ditempuh piston dari Titik Mati Atas (TMA) ke Titik Mati Bawah (TMB). Stroke panjang meningkatkan torsi di RPM rendah โ€” cocok untuk mesin diesel, truk, dan kendaraan pengangkut beban berat.
Over-square vs Under-square vs Square
Over-square (bore > stroke): Putaran tinggi, tenaga besar. Dipakai motor sport dan mesin balap. Under-square (stroke > bore): Torsi besar, efisien di kecepatan rendah. Dipakai truk dan diesel. Square (bore = stroke): Keseimbangan ideal antara tenaga dan torsi โ€” umum pada motor harian.
Hubungan CC dengan Tenaga dan Torsi
CC yang lebih besar umumnya menghasilkan tenaga dan torsi lebih besar, namun efisiensi bahan bakar lebih rendah. Teknologi modern seperti turbocharger, variable valve timing (VVT), dan direct injection dapat menghasilkan tenaga setara dari mesin berkapasitas lebih kecil (downsizing).
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan CC
Di Indonesia, besaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sangat dipengaruhi oleh kapasitas mesin (CC). Semakin besar CC, semakin tinggi Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang menjadi dasar penghitungan pajak, sehingga pajak tahunan juga lebih besar.
Rumus Kapasitas Mesin
CC = (ฯ€ รท 4) ร— boreยฒ ร— stroke ร— jumlah_silinder รท 1.000
Liter = CC รท 1.000
Cubic Inch (ci) = CC ร— 0,0610237
Estimasi HP (NA) = CC ร— 0,0686

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Masukkan diameter bore (mm), yaitu diameter silinder mesin. Data ini biasanya ada di manual kendaraan atau spesifikasi pabrikan.
  2. Masukkan panjang stroke (mm), yaitu jarak gerak piston dari TMA (Titik Mati Atas) ke TMB (Titik Mati Bawah).
  3. Masukkan jumlah silinder, mulai dari 1 (motor bebek) hingga 12 (supercar).
  4. Tekan Hitung untuk memperoleh kapasitas mesin total dalam cc (cm^3) sekaligus konversi ke liter dan cubic inch.
  5. Periksa klasifikasi kendaraan dan estimasi tarif pajak PKB sesuai kapasitas mesin yang dihitung. Tip: untuk motor 150 cc ke atas, pertimbangkan biaya BBNKB dan progres pajak progresif jika kepemilikan ke-2 atau lebih.

Volume Silinder Mesin

CC = (pi / 4) * Bore^2 * Stroke * Jumlah Silinder / 1000
  • CC = kapasitas mesin total (cm^3)
  • Bore = diameter silinder (mm)
  • Stroke = panjang langkah piston (mm)
  • Jumlah Silinder = banyak ruang bakar
  • Pembagi 1000 = konversi mm^3 ke cm^3

1 liter = 1000 cc; 1 cubic inch = 16.387 cc.

Contoh: Honda Beat 110cc, bore 50 mm, stroke 55.1 mm, 1 silinder

Diketahui:
  • Bore = 50 mm
  • Stroke = 55.1 mm
  • Jumlah silinder = 1
Langkah:
  1. Luas penampang = (pi/4) * 50^2 = 1963.5 mm^2
  2. Volume silinder = 1963.5 * 55.1 = 108.189 mm^3
  3. CC = 108.189 / 1000 = 108.2 cc
  4. Dengan 1 silinder, total = 108.2 cc (dibulatkan 110 cc oleh pabrikan)

Hasil: Kapasitas mesin 108.2 cc, masuk kategori sepeda motor di bawah 250 cc dengan tarif PKB DKI Jakarta sekitar 2% dari NJKB.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda mesin bore over-square, square, dan under-square?
Mesin over-square (bore > stroke) menghasilkan tenaga puncak di RPM tinggi, cocok untuk sport. Square (bore = stroke) menyeimbangkan torsi dan tenaga. Under-square / long-stroke (bore < stroke) menghasilkan torsi besar di RPM rendah, cocok untuk diesel atau truk. Contoh Honda CRF250L 76 x 55 mm (over-square).
Bagaimana hubungan CC dengan tenaga kuda (HP)?
Tidak ada konversi pasti, tetapi rule of thumb mesin bensin naturally aspirated menghasilkan 0.5-1.2 HP per cc. Mesin turbo bisa 1.5-2.5 HP/cc. Mesin diesel umumnya 0.4-0.7 HP/cc. Honda Civic 1500 cc turbo menghasilkan 174 HP (1.16 HP/cc), Toyota Avanza 1500 cc NA menghasilkan 104 HP (0.69 HP/cc).
Apakah pajak kendaraan dihitung dari CC?
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Indonesia dihitung dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang ditetapkan Kemendagri, bukan langsung dari CC. Namun CC memengaruhi NJKB karena kendaraan ber-CC besar umumnya bernilai lebih tinggi. Tarif PKB dasar 1.5-2% NJKB sesuai Perda masing-masing provinsi (UU No. 1/2022 tentang HKPD).
Apa itu PPnBM kendaraan bermotor?
Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) berlaku saat pembelian kendaraan baru. Tarifnya 15-95% tergantung kategori. PMK 141/2021 dan turunannya menetapkan PPnBM 0% untuk LCGC (di bawah 1200 cc, irit BBM), 15-30% untuk kendaraan 1500-3000 cc, dan hingga 95% untuk supercar di atas 4000 cc. PPnBM dipungut di atas PPN 11%.
Apa beda CC dan displacement total?
CC (cubic centimeter) dan displacement adalah satuan yang sama. Satu CC = 1 cm^3. Displacement total = volume satu silinder dikali jumlah silinder. Pabrikan biasanya membulatkan ke atas: mesin 1497 cc disebut 1500 cc atau '1.5L'. Mesin Toyota 2GR-FE V6 sebenarnya 3456 cc, dibulatkan 3.5L.

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026