๐Ÿƒ

Kalkulator Defisit Kalori (Diet)

Hitung target kalori harian untuk diet. Proyeksi penurunan berat badan per minggu.

KESEHATAN

Kalkulator Defisit Kalori membantu Anda menentukan target kalori harian untuk menurunkan berat badan.

Berdasarkan BMR (Mifflin-St Jeor) dan TDEE. Pilih kecepatan diet dari 0,25 hingga 1 kg per minggu. Dilengkapi proyeksi penurunan BB per minggu dan batas aman minimal.

Disklaimer: Untuk kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi. .

Kalkulator Defisit Kalori & Penurunan Berat Badan

Hitung kebutuhan kalori harian, defisit yang diperlukan, dan estimasi durasi diet berdasarkan data tubuh Anda. Menggunakan rumus Mifflin-St Jeor yang direkomendasikan untuk populasi modern.

Panduan Defisit Kalori yang Sehat

Apa itu defisit kalori?

Defisit kalori terjadi ketika Anda mengonsumsi lebih sedikit kalori dari yang dibakar tubuh (TDEE). Satu kilogram lemak tubuh setara dengan sekitar 7.700 kkal. Untuk turun 0,5 kg per minggu, dibutuhkan defisit sekitar 550 kkal per hari.

Mengapa 0,5โ€“1 kg/minggu adalah rentang ideal?

Penurunan dalam rentang ini terbukti mempertahankan massa otot lebih baik, menjaga energi harian, dan lebih mudah dipertahankan jangka panjang. Kehilangan lemak yang terlalu cepat (>1 kg/minggu) berisiko menyebabkan kekurangan nutrisi, hilangnya massa otot, dan perlambatan metabolisme.

Bahaya yo-yo diet

Diet ketat yang terlalu agresif sering berakhir dengan rebound โ€” berat badan kembali naik bahkan melebihi berat awal. Ini terjadi karena tubuh menurunkan laju metabolisme sebagai respons terhadap kekurangan kalori ekstrem. Pendekatan bertahap dan konsisten jauh lebih efektif untuk jangka panjang.

Asupan minimum aman

WHO dan dietisien merekomendasikan asupan kalori harian tidak kurang dari 1.200 kkal untuk perempuan dan 1.500 kkal untuk laki-laki. Di bawah angka ini, risiko kekurangan vitamin, mineral, dan kehilangan massa otot meningkat signifikan.

Rumus Mifflin-St Jeor
Pria: BMR = 10ร—BB + 6.25ร—TB โˆ’ 5ร—Usia + 5
Wanita: BMR = 10ร—BB + 6.25ร—TB โˆ’ 5ร—Usia โˆ’ 161
BB = berat badan (kg) ยท TB = tinggi badan (cm) ยท Usia = tahun
TDEE = BMR ร— faktor aktivitas ยท Defisit = kecepatan (kg/mg) ร— 7.700 รท 7
Tips praktis untuk menjaga defisit
  • Utamakan protein (1,6โ€“2,2 g/kg BB) untuk menjaga massa otot selama diet.
  • Tambahkan sayur dan serat agar kenyang lebih lama tanpa menambah banyak kalori.
  • Catat asupan makanan setidaknya di awal program untuk membangun kesadaran.
  • Lakukan latihan beban minimal 2โ€“3ร—/minggu untuk mencegah kehilangan otot.
  • Timbang badan di pagi hari, kondisi perut kosong, dan rata-ratakan 7 hari untuk melihat tren akurat.
  • Jika stuck >2 minggu, evaluasi kembali TDEE โ€” bisa jadi aktivitas atau asupan bergeser.
Disclaimer: Kalkulator ini bersifat estimasi dan tidak menggantikan saran medis profesional. Setiap individu memiliki respons metabolisme yang berbeda. Konsultasikan rencana diet Anda dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai program penurunan berat badan, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes, gangguan tiroid, atau riwayat gangguan makan.

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Masukkan jenis kelamin, usia (tahun), tinggi badan (cm), dan berat badan saat ini (kg).
  2. Pilih tingkat aktivitas fisik: sedentari, ringan (olahraga 1-3x/minggu), sedang (3-5x), aktif (6-7x), atau sangat aktif (atlet/buruh kasar).
  3. Pilih kecepatan diet: 0.25 kg/minggu (defisit ringan), 0.5 kg/minggu (sedang), 0.75 kg/minggu (agresif), atau 1 kg/minggu (maksimal aman).
  4. Tekan Hitung untuk memperoleh BMR (kalori istirahat), TDEE (kalori harian total), dan target kalori defisit.
  5. Periksa proyeksi penurunan BB dalam 4, 8, dan 12 minggu serta batas minimum aman (1200 kcal wanita, 1500 kcal pria).
  6. Catat asupan harian di aplikasi seperti MyFitnessPal. Tip: kombinasikan defisit kalori dengan latihan beban untuk mempertahankan massa otot.

BMR Mifflin-St Jeor & TDEE

BMR Pria = 10*BB + 6.25*TB - 5*Usia + 5; BMR Wanita = 10*BB + 6.25*TB - 5*Usia - 161; TDEE = BMR * Faktor Aktivitas; Target Kalori = TDEE - Defisit (1 kg lemak ~7700 kcal)
  • BB = berat badan (kg)
  • TB = tinggi badan (cm)
  • Usia (tahun)
  • Faktor Aktivitas: 1.2 (sedentari), 1.375 (ringan), 1.55 (sedang), 1.725 (aktif), 1.9 (sangat aktif)
  • Defisit 0.5 kg/minggu = ~550 kcal/hari

Mifflin-St Jeor (1990) lebih akurat 5-10% dibanding Harris-Benedict klasik.

Contoh: Wanita 30 tahun, 165 cm, 70 kg, aktivitas ringan, target 0.5 kg/minggu

Diketahui:
  • Jenis kelamin = wanita
  • Usia = 30 tahun, TB = 165 cm, BB = 70 kg
  • Faktor aktivitas = 1.375
  • Defisit target = 550 kcal/hari (0.5 kg/minggu)
Langkah:
  1. BMR = 10*70 + 6.25*165 - 5*30 - 161 = 700 + 1031.25 - 150 - 161 = 1420.25 kcal
  2. TDEE = 1420.25 * 1.375 = 1953 kcal
  3. Target kalori defisit = 1953 - 550 = 1403 kcal/hari
  4. Proyeksi 12 minggu: 0.5 kg * 12 = 6 kg

Hasil: Konsumsi 1403 kcal/hari (masih di atas batas minimum 1200 kcal wanita). Estimasi penurunan 6 kg dalam 12 minggu, BB akhir 64 kg.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa kalori minimum yang aman per hari?
WHO dan American College of Sports Medicine merekomendasikan minimum 1200 kcal/hari untuk wanita dan 1500 kcal/hari untuk pria saat diet. Di bawah ini berisiko menyebabkan defisit mikronutrien, penurunan metabolisme, dan kehilangan massa otot. Diet very-low-calorie (VLCD) di bawah 800 kcal hanya boleh di bawah supervisi medis.
Apakah 1 kg lemak benar-benar 7700 kalori?
Angka 7700 kcal/kg lemak adalah perkiraan klasik yang sering dipakai (1 lb fat ~3500 kcal). Penelitian modern (Hall et al., 2011) menunjukkan rumus ini terlalu sederhana karena tidak memperhitungkan adaptasi metabolik. Tingkat penurunan BB cenderung melambat seiring waktu karena BMR ikut turun saat BB turun, sehingga perlu penyesuaian periodik.
Bagaimana cara menghindari plateau dalam diet?
Plateau (stagnasi BB) umum terjadi setelah 8-12 minggu diet karena adaptasi metabolik. Strategi: 1) Refeed day 1-2x/minggu dengan kalori maintenance, 2) Diet break 1-2 minggu di TDEE setelah 12-16 minggu defisit, 3) Recalculate TDEE setelah BB turun 5%, 4) Variasi latihan, 5) Tidur 7-9 jam, karena kurang tidur menaikkan ghrelin (hormon lapar).
Apa peran protein dalam diet defisit kalori?
Protein tinggi (1.6-2.2 g/kg BB) saat defisit membantu mempertahankan massa otot, meningkatkan rasa kenyang, dan punya efek termogenik tinggi (~25% kalori protein dipakai untuk mencerna). Studi Aragon & Schoenfeld (2013) menunjukkan diet defisit dengan protein tinggi + latihan beban menghasilkan kehilangan lemak 2-3x lebih banyak dengan retensi otot lebih baik.
Apakah defisit kalori cocok untuk semua orang?
Tidak. Defisit kalori tidak direkomendasikan untuk: wanita hamil/menyusui, anak-anak/remaja yang masih tumbuh, lansia >70 tahun tanpa supervisi, penderita gangguan makan (anorexia, bulimia), pasien diabetes tipe 1 tanpa konsultasi dokter, dan orang dengan BMI <18.5. Konsultasikan ke dokter gizi (SpGK) atau ahli gizi berlisensi (Persagi) sebelum memulai diet ketat.

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026