Kalkulator sindrom metabolik (MetS) untuk skrining risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke berdasarkan kriteria NCEP ATP III.
Empat tab: cek 5 kriteria MetS (lingkar pinggang, trigliserida, HDL, BP, gula puasa), severity score continuous, risiko 10-tahun penyakit jantung, dan target intervensi personal per kriteria positif.
Disklaimer: Skrining bukan pengganti diagnosis medis. Lakukan pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dengan dokter penyakit dalam. .
Informasi kalkulator
๐ Cara menggunakan kalkulator ini
- Pilih jenis kelamin Anda karena ambang lingkar pinggang berbeda: pria >=90 cm, wanita >=80 cm untuk populasi Asia (IDF 2009).
- Masukkan lingkar pinggang dalam sentimeter, diukur di tengah antara tulang rusuk bawah dan krista iliaka setelah ekspirasi normal.
- Isi nilai trigliserida (mg/dL) dan HDL kolesterol (mg/dL) dari hasil lab puasa 9-12 jam terakhir.
- Masukkan tekanan darah sistolik dan diastolik (mmHg) hasil rata-rata 2 pengukuran dengan jeda 5 menit.
- Masukkan gula darah puasa (mg/dL); jika sudah didiagnosis DM tipe 2 atau menggunakan obat hipoglikemik, tetap centang kriteria positif.
- Tinjau hasil di tab severity score continuous untuk memantau perubahan halus dari waktu ke waktu meski belum memenuhi 3 kriteria.
- Bandingkan dengan tab risiko 10-tahun penyakit jantung dan terapkan target intervensi yang dimunculkan per kriteria positif.
๐งฎ Kriteria NCEP ATP III (Revisi 2005) untuk Sindrom Metabolik
MetS = 1 jika jumlah kriteria positif >= 3 dari 5
- Lingkar pinggang: pria >=102 cm (Eropa) atau >=90 cm (Asia); wanita >=88 cm atau >=80 cm
- Trigliserida >=150 mg/dL atau sedang terapi
- HDL <40 mg/dL pria atau <50 mg/dL wanita
- Tekanan darah >=130/85 mmHg atau sedang terapi antihipertensi
- Glukosa puasa >=100 mg/dL atau sudah DM tipe 2
Severity score continuous (MetS-Z) menggunakan regresi z-skor 5 komponen yang dikalibrasi per ras/gender (Gurka 2014); skor >=1.0 setara dengan risiko diabetes 4-6 kali lipat.
๐ก Contoh: Pria 45 tahun dengan obesitas sentral
Diketahui:- Lingkar pinggang 95 cm
- Trigliserida 180 mg/dL
- HDL 38 mg/dL
- Tekanan darah 135/88 mmHg
- Gula darah puasa 108 mg/dL
Langkah:- Lingkar pinggang 95 >= 90 cm (kriteria Asia, positif).
- Trigliserida 180 >= 150 mg/dL (positif).
- HDL 38 < 40 mg/dL untuk pria (positif).
- Tekanan darah 135/88 >= 130/85 mmHg (positif).
- Gula puasa 108 >= 100 mg/dL (positif).
- Total kriteria positif = 5 dari 5, melebihi ambang 3.
Hasil: Sindrom metabolik terdiagnosis (5/5 kriteria). Risiko diabetes tipe 2 dalam 10 tahun meningkat ~5x dan risiko penyakit kardiovaskular ~2x dibanding tanpa MetS.
โ Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya kriteria NCEP ATP III dan IDF?
NCEP ATP III mensyaratkan 3 dari 5 kriteria setara, sedangkan IDF mensyaratkan obesitas sentral (lingkar pinggang) sebagai kriteria wajib plus 2 dari 4 kriteria lain. IDF menggunakan ambang lingkar pinggang yang lebih ketat berdasarkan etnis: pria Asia >=90 cm, wanita Asia >=80 cm. Kalkulator ini default menggunakan NCEP ATP III revisi 2005 karena paling banyak dipakai di studi klinis Indonesia.
Apakah orang kurus bisa kena sindrom metabolik?
Bisa. Fenomena ini disebut TOFI (Thin Outside, Fat Inside) di mana IMT normal tapi memiliki lemak viseral tinggi, resistensi insulin, dan dislipidemia. Studi populasi Asia menemukan ~15-20% individu dengan IMT <25 tetap memenuhi kriteria MetS. Karena itu lingkar pinggang lebih prediktif daripada IMT untuk skrining.
Apakah sindrom metabolik bisa disembuhkan?
Ya, MetS bersifat reversibel melalui penurunan berat badan 5-10% dari berat awal, aktivitas fisik 150 menit/minggu intensitas sedang, diet rendah karbohidrat olahan, dan tidur cukup. Studi Diabetes Prevention Program menunjukkan intervensi gaya hidup mengurangi insiden diabetes 58% pada pasien pradiabetes. Obat seperti metformin dapat dipertimbangkan jika gula puasa >=110 mg/dL.
Berapa sering harus dicek ulang?
Untuk skrining awal, cek tahunan jika usia >=40 tahun atau ada riwayat keluarga DM/penyakit jantung. Jika sudah terdiagnosis MetS, cek ulang setiap 3-6 bulan untuk memantau respon intervensi. Pemeriksaan minimal mencakup lingkar pinggang, tekanan darah, profil lipid lengkap, dan gula darah puasa atau HbA1c.
Apakah kalkulator ini menggantikan diagnosis dokter?
Tidak. Kalkulator ini adalah alat skrining berbasis kriteria yang dipublikasikan, bukan diagnosis klinis. Hasil positif harus dikonfirmasi dokter dengan pemeriksaan tambahan seperti HbA1c, kolesterol LDL, asam urat, dan evaluasi penyakit penyerta. Diagnosis MetS hanya bermakna jika diikuti rencana intervensi terstruktur.
๐ Sumber & referensi
Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026