Kalkulator Kode Warna Resistor membantu Anda menghitung nilai resistansi dari kode warna atau sebaliknya.
Mendukung resistor 4-band dan 5-band. Mode pertama mengubah warna band menjadi nilai resistansi (Ω/kΩ/MΩ) beserta toleransi dan rentang min-max. Mode kedua mencari kode warna dari nilai resistansi. Dilengkapi visualisasi resistor dan tabel referensi kode warna lengkap.
Informasi kalkulator
📋 Cara menggunakan kalkulator ini
- Pilih jumlah band/gelang resistor: 4-band (resistor standar) atau 5-band (resistor presisi).
- Pilih warna untuk setiap band sesuai urutan dari kiri (dekat ujung) ke kanan: digit 1, digit 2, (digit 3 untuk 5-band), pengali, dan toleransi.
- Untuk mode reverse: masukkan nilai resistansi yang diinginkan (Ω, kΩ, atau MΩ) dan toleransi, kalkulator akan menampilkan kombinasi warna.
- Klik Hitung untuk melihat nilai resistansi, rentang min-max sesuai toleransi, dan visualisasi resistor berwarna.
- Cek ulang dengan multimeter sebelum memasang ke rangkaian, terutama untuk resistor presisi.
- Untuk seri-paralel, hitung manual: seri R_total = R1 + R2, paralel 1/R_total = 1/R1 + 1/R2.
🧮 Pembacaan Kode Warna Resistor
4-band: R = (D1 × 10 + D2) × 10^M ± T%; 5-band: R = (D1 × 100 + D2 × 10 + D3) × 10^M ± T%
- D1, D2, D3 = digit signifikan (band 1, 2, 3)
- M = pengali (multiplier band), 10^M
- T = toleransi dalam % (band terakhir)
- Hitam=0, Coklat=1, Merah=2, Oranye=3, Kuning=4, Hijau=5, Biru=6, Ungu=7, Abu-abu=8, Putih=9
- Emas multiplier = 10^-1 (×0,1); Perak multiplier = 10^-2 (×0,01)
- Toleransi: Coklat=±1%, Merah=±2%, Emas=±5%, Perak=±10%, tanpa band=±20%
Standar warna mengikuti IEC 60062. Resistor presisi 5-band biasanya ±1% atau ±2%.
💡 Contoh: Membaca resistor 4-band: Coklat - Hitam - Merah - Emas
Diketahui:- Band 1 (digit 1) = Coklat → 1
- Band 2 (digit 2) = Hitam → 0
- Band 3 (pengali) = Merah → 10^2
- Band 4 (toleransi) = Emas → ±5%
Langkah:- Gabungkan digit: D1 D2 = 10
- Kalikan dengan pengali: 10 × 10^2 = 1.000 Ω
- Konversi: 1.000 Ω = 1 kΩ
- Hitung toleransi: 1.000 × 5% = 50 Ω
- Rentang nilai: 1.000 - 50 = 950 Ω, 1.000 + 50 = 1.050 Ω
Hasil: Resistor 1 kΩ ± 5%, rentang 950 - 1.050 Ω. Ini nilai resistor paling umum di rangkaian elektronika hobi (Arduino, LED dropper, dll).
❓ Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana membedakan band pertama dari band terakhir?
Band pertama biasanya lebih dekat ke salah satu ujung resistor (gap di sisi terakhir lebih besar). Band toleransi (emas/perak) selalu yang terakhir, dan tidak pernah menjadi band pertama. Jika kedua ujung tampak simetris, putar resistor sehingga band emas/perak ada di sebelah kanan. Pada 5-band, band terakhir biasanya berjarak sedikit lebih jauh dari 4 band lainnya.
Apa beda resistor 4-band, 5-band, dan 6-band?
4-band: 2 digit + pengali + toleransi (untuk resistor karbon umum). 5-band: 3 digit + pengali + toleransi (untuk presisi tinggi seperti metal film, biasanya ±1% atau ±2%). 6-band: 3 digit + pengali + toleransi + koefisien suhu (TCR) - digunakan untuk aplikasi presisi industri/militer. TCR diberi warna seperti coklat (100 ppm/°C), merah (50 ppm/°C), dst.
Bagaimana menghitung resistor seri dan paralel?
Seri (sambungan ujung ke ujung): R_total = R1 + R2 + R3 + ... (selalu lebih besar dari nilai terbesar). Paralel (sambungan ujung-ujung bersamaan): 1/R_total = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + ... atau untuk 2 resistor: R_total = (R1 × R2) / (R1 + R2). Hasil paralel selalu lebih kecil dari resistor terkecil. Kombinasi sering dipakai untuk mendapat nilai non-standar.
Bagaimana memilih wattage resistor yang tepat?
Hitung daya disipasi: P = I² × R = V²/R. Pilih resistor dengan rating watt minimal 2x daya hasil hitungan (margin keamanan). Resistor 1/4 W untuk arus rendah (< 32 mA pada 1kΩ); 1/2 W untuk arus menengah; 1 W ke atas untuk arus tinggi. Untuk LED dropper di rangkaian 5V dengan 20 mA, resistor 1/4 W cukup. Resistor yang berukuran lebih besar punya wattage lebih tinggi.
Apa itu nilai E-series untuk resistor?
E-series adalah deret nilai standar IEC 60063: E12 (12 nilai per dekade, toleransi 10%), E24 (24 nilai, 5%), E48 (48 nilai, 2%), E96 (96 nilai, 1%), E192 (192 nilai, 0,5%). Contoh E24: 1.0, 1.1, 1.2, 1.3, 1.5, 1.6, 1.8, 2.0, 2.2, 2.4, dst. Nilai ini didistribusikan secara logaritmik. Karena itu, tidak semua nilai (misal 1.234 kΩ) tersedia di pasar - harus dirakit seri/paralel.
📚 Sumber & referensi
Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026