Kalkulator Hari menghitung selisih antara dua tanggal dalam berbagai satuan waktu โ hari, minggu, bulan, tahun, dan jam.
Juga menghitung jumlah hari kerja (Senin-Jumat) dan bisa digunakan untuk mencari tanggal setelah ditambah/dikurangi sekian hari. Berguna untuk deadline, jatuh tempo, masa berlaku dokumen, dan perencanaan proyek.
Informasi kalkulator
๐ Cara menggunakan kalkulator ini
- Pilih mode: Selisih dua tanggal, Tambah hari ke tanggal, atau Kurang hari dari tanggal.
- Masukkan tanggal mulai dan tanggal akhir (untuk mode selisih) atau tanggal acuan + jumlah hari.
- Aktifkan opsi hitung hari kerja jika ingin mengabaikan Sabtu dan Minggu.
- Centang hari libur nasional untuk hasil hari kerja efektif yang lebih akurat.
- Klik hitung untuk melihat hasil dalam berbagai satuan: tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit.
- Gunakan hasil untuk perencanaan deadline, jatuh tempo, masa berlaku, atau countdown event.
๐งฎ Selisih Tanggal dan Penjumlahan Hari
Selisih = |Tanggal Akhir - Tanggal Awal|; Tanggal Baru = Tanggal Awal ยฑ N hari
- Selisih dalam hari = Julian Day End - Julian Day Start
- Hari Kerja = Total hari - jumlah Sabtu, Minggu, dan libur nasional
- 1 minggu = 7 hari, 1 bulan rata-rata = 30,44 hari, 1 tahun = 365,25 hari (memperhitungkan kabisat)
- Tahun kabisat: dibagi 4, kecuali tahun abad yang tidak habis dibagi 400
- Format input mendukung DD/MM/YYYY atau YYYY-MM-DD
Kalender Gregorian (1582-sekarang) digunakan; sebelum itu kalender Julian dengan rumus berbeda.
๐ก Contoh: Menghitung selisih dari 1 Januari 2026 ke 31 Desember 2026
Diketahui:- Tanggal awal = 1 Januari 2026
- Tanggal akhir = 31 Desember 2026
- 2026 bukan tahun kabisat (2024 kabisat, 2028 kabisat)
Langkah:- Total hari = 365 - 1 = 364 hari (eksklusif tanggal awal)
- Atau inklusif kedua tanggal = 365 hari
- Konversi: 364 / 7 = 52 minggu
- Konversi: 364 / 30,44 = 11,96 bulan
- Hari kerja (Sen-Jum): 261 hari dalam setahun 2026
- Dikurangi 16 libur nasional 2026 = 245 hari kerja efektif
Hasil: Selisih 364 hari atau 52 minggu, terdiri dari 261 hari kerja - 16 libur nasional = 245 hari kerja efektif.
โ Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa hari kerja efektif dalam setahun di Indonesia?
Setahun memiliki 365 hari (366 di tahun kabisat). Setelah dikurangi 104 hari Sabtu-Minggu, tersisa 261 hari kerja. Pemerintah Indonesia menetapkan ยฑ16 hari libur nasional + 8-9 cuti bersama per tahun. Hari kerja efektif sekitar 236-245 hari. Tahun 2026 ada 16 libur nasional dan 7 cuti bersama menurut SKB Menag, Menaker, dan MenPAN-RB. Daerah dengan libur khusus (HUT Provinsi) bisa berbeda.
Apakah tahun 2026 termasuk tahun kabisat?
2026 BUKAN tahun kabisat. Tahun kabisat (366 hari) adalah tahun yang habis dibagi 4 (2024, 2028), kecuali tahun abad yang harus habis dibagi 400 (1900 bukan kabisat, 2000 kabisat). Tahun kabisat memiliki 29 Februari. Pola: 2024 kabisat, 2025-2027 biasa, 2028 kabisat, dst. Aturan kabisat memperbaiki kalender Julian agar selaras dengan revolusi Bumi 365,2425 hari/tahun.
Bagaimana menghitung tanggal jatuh tempo kredit atau dokumen?
Untuk jatuh tempo kredit, hitung dari tanggal pencairan ditambah jumlah hari/bulan/tahun sesuai akad. Misal kredit 12 bulan dari 13 Mei 2026 jatuh tempo 13 Mei 2027. Untuk dokumen yang berlaku 1 tahun (KTP elektronik tidak perlu perpanjang, tapi SIM dan paspor ya), masa berlaku dihitung dari tanggal cetak. Selalu cek tanggal di dokumen, beri reminder 30 hari sebelum jatuh tempo untuk antisipasi.
Apa beda hari kalender dan hari kerja dalam kontrak?
Hari kalender mencakup semua hari termasuk Sabtu, Minggu, dan hari libur. Hari kerja hanya Senin-Jumat dan tidak libur nasional. Dalam kontrak Indonesia, jika tidak disebutkan eksplisit, default adalah hari kalender menurut KUHPerdata. Untuk SLA layanan, deadline pembayaran, atau lembur, biasanya disebutkan 'hari kerja' eksplisit. Bedakan: 'dalam 7 hari' = 7 hari kalender, 'dalam 7 hari kerja' = bisa 9-11 hari kalender.
Mengapa hasil di kalkulator berbeda dengan aplikasi lain?
Perbedaan biasanya karena konvensi inklusif/eksklusif. Inklusif: kedua tanggal dihitung (dari 1 Jan ke 3 Jan = 3 hari). Eksklusif: tanggal awal tidak dihitung (= 2 hari). Standar ISO dan kalkulator ini menggunakan eksklusif sebagai default. Selain itu, perbedaan zona waktu bisa menyebabkan selisih 1 hari, terutama untuk perhitungan lintas hari. Untuk konsistensi, gunakan tanggal lokal WIB (UTC+7).
๐ Sumber & referensi
Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026