๐ŸŒ

IPv4 Subnet Calculator

Calculate IPv4 subnet network, broadcast, usable hosts, wildcard mask, and divide a subnet into smaller blocks.

MATH

Kalkulator subnet IPv4 โ€” hitung network address, broadcast, usable host range, wildcard mask, dan bagi subnet jadi blok lebih kecil.

Sinkronisasi dua arah antara CIDR slash dan dotted-decimal mask. Tampilkan class jaringan (A-E), private vs public (RFC 1918), CGNAT, loopback, link-local, plus representasi binary dan hex. Note RFC 3021 untuk link /31.

Disklaimer: Hanya untuk IPv4. Network design produksi perlu mempertimbangkan VLSM, route summarization, dan security boundaries. .
Kalkulator Subnet IPv4
Hitung alamat jaringan, broadcast, rentang host, total alamat, wildcard, kelas IP, dan representasi biner/heksadesimal. Mendukung notasi CIDR (/0-/32) dan subnet mask dotted-decimal. Bagi subnet menjadi sub-subnet sesuai kebutuhan.
Format: X.X.X.X (contoh: 192.168.1.100). Setiap oktet 0-255.
Geser slider atau ketik angka. /24 berarti 24 bit untuk jaringan, 8 bit untuk host (256 alamat).
Format: X.X.X.X (contoh: 255.255.255.0). Sinkron otomatis dengan CIDR.
Jaringan
192.168.1.0/24
Total Alamat: 256 โ€ข Host yang Bisa Dipakai: 254 โ€ข Privat (RFC 1918)
Ringkasan
Alamat Jaringan192.168.1.0
Alamat Broadcast192.168.1.255
Host Pertama Tersedia192.168.1.1
Host Terakhir Tersedia192.168.1.254
Rentang Host192.168.1.1 - 192.168.1.254
Total Alamat256
Host yang Bisa Dipakai254
Subnet Mask255.255.255.0
Wildcard Mask0.0.0.255
CIDR/24
Kelas IPKelas C
Tipe IPPrivat (RFC 1918)
Representasi Biner
IP (Biner)11000000.10101000.00000001.01100100
Mask (Biner)11111111.11111111.11111111.00000000
Jaringan (Biner)11000000.10101000.00000001.00000000
IP (Heksadesimal)0xC0A80164
Pembagian Subnet
Masukkan 2, 4, 8, 16, 32, 64, 128, dst. Jaringan akan dibagi rata.
Hasil Pembagian: /26 (255.255.255.192) - 64 alamat per subnet
No.JaringanBroadcastRentang HostJumlah
1192.168.1.0/26192.168.1.63192.168.1.1 - 192.168.1.6262
2192.168.1.64/26192.168.1.127192.168.1.65 - 192.168.1.12662
3192.168.1.128/26192.168.1.191192.168.1.129 - 192.168.1.19062
4192.168.1.192/26192.168.1.255192.168.1.193 - 192.168.1.25462
Referensi Subnet Umum
CIDRSubnet MaskTotal AlamatHost yang Bisa Dipakai
/16255.255.0.065,53665,534
/17255.255.128.032,76832,766
/18255.255.192.016,38416,382
/19255.255.224.08,1928,190
/20255.255.240.04,0964,094
/21255.255.248.02,0482,046
/22255.255.252.01,0241,022
/23255.255.254.0512510
/24255.255.255.0256254
/25255.255.255.128128126
/26255.255.255.1926462
/27255.255.255.2243230
/28255.255.255.2401614
/29255.255.255.24886
/30255.255.255.25242
/31255.255.255.25422
/32255.255.255.25511
Tentang Subnetting IPv4
Apa itu CIDR?
Classless Inter-Domain Routing (CIDR) menulis subnet mask sebagai jumlah bit "1" di mask. Contoh: /24 berarti 24 bit pertama adalah jaringan, sisanya host. CIDR menggantikan sistem kelas A/B/C yang kaku dengan ukuran subnet fleksibel.
Kenapa /24 sangat umum?
/24 (255.255.255.0) memberi 256 alamat dengan 254 host yang bisa dipakai, cukup untuk satu jaringan kantor atau VLAN. Mudah diingat, mudah dibagi, dan sesuai dengan ukuran broadcast domain ethernet yang nyaman.
Matematika Subnetting
Total alamat = 2^(32 - CIDR). Host bisa dipakai = total - 2 (kurangi network + broadcast). Pengecualian: /31 (RFC 3021) = 2 host untuk point-to-point, /32 = 1 alamat host tunggal.
IP Privat (RFC 1918)
Tiga blok dicadangkan untuk jaringan privat: 10.0.0.0/8, 172.16.0.0/12, dan 192.168.0.0/16. Tidak diroutekan di internet publik, harus melalui NAT.
CGNAT (RFC 6598)
100.64.0.0/10 dicadangkan untuk Carrier-Grade NAT. ISP memakainya untuk berbagi IP publik antar banyak pelanggan. Tidak boleh dipakai sebagai LAN privat karena bisa bentrok dengan ISP.
IPv4 vs IPv6
IPv4 hanya menyediakan ~4,3 miliar alamat dan sudah lama habis (IANA pool exhausted sejak 2011). IPv6 (128 bit, ~3,4 x 10^38 alamat) adalah solusi jangka panjang. Subnet IPv6 default adalah /64.
Hasil bersifat informasi teknis untuk perencanaan jaringan. Konfigurasi produksi tetap perlu validasi langsung di perangkat dan pengujian konektivitas.

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Masukkan alamat IPv4 dalam format dotted-decimal, misalnya 192.168.1.10.
  2. Pilih prefix CIDR (/0 sampai /32) atau ketik subnet mask (misal 255.255.255.0); kedua field tersinkron otomatis.
  3. Klik Hitung untuk melihat network address, broadcast address, host range, wildcard mask, dan jumlah usable hosts.
  4. Periksa label klasifikasi: kelas A/B/C/D/E, private (RFC 1918), CGNAT (100.64.0.0/10), loopback (127.0.0.0/8), atau link-local (169.254.0.0/16).
  5. Gunakan fitur 'Split into subnets' untuk membagi blok jadi sub-prefix lebih kecil dengan jumlah sesuai kebutuhan VLAN.
  6. Tips: untuk link point-to-point pakai /31 sesuai RFC 3021 (2 host tanpa network/broadcast), bukan /30 yang membuang 2 IP.

Subnet IPv4 (CIDR)

network = ip AND mask ; broadcast = network OR (NOT mask) ; usable_hosts = 2^(32 - prefix) - 2 (umumnya) ; wildcard = NOT mask
  • ip = alamat dalam 32-bit integer
  • mask = subnet mask (prefix-many leading ones)
  • prefix = jumlah bit network (0-32)
  • AND, OR, NOT = operasi bitwise
  • Pengecualian: /31 = 2 usable hosts (RFC 3021), /32 = 1 host

Wildcard mask adalah komplemen dari subnet mask, dipakai di ACL Cisco. Total alamat = 2^(32 - prefix); usable hosts dikurangi 2 untuk network dan broadcast kecuali /31 dan /32.

Contoh: Subnet 192.168.10.50/26

Diketahui:
  • IP: 192.168.10.50
  • Prefix: /26 (mask 255.255.255.192)
Langkah:
  1. Mask /26 dalam biner: 11111111.11111111.11111111.11000000 = 255.255.255.192.
  2. Wildcard = 0.0.0.63.
  3. Network = 192.168.10.50 AND 255.255.255.192 = 192.168.10.0 (kelipatan 64 terdekat di bawah 50).
  4. Broadcast = 192.168.10.0 OR 0.0.0.63 = 192.168.10.63.
  5. Usable host range: 192.168.10.1 sampai 192.168.10.62 = 62 host.
  6. Klasifikasi: kelas C, private (RFC 1918).

Hasil: Network 192.168.10.0/26, broadcast 192.168.10.63, 62 usable hosts dari 192.168.10.1 sampai 192.168.10.62.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda kelas IP dengan CIDR?
Klasifikasi kelas A/B/C/D/E (classful) memakai oktet pertama untuk menentukan ukuran network dan dianggap obsolete sejak 1993. CIDR (Classless Inter-Domain Routing, RFC 4632) memakai prefix length yang fleksibel sehingga blok IP dapat dipotong sesuai kebutuhan, menghemat ruang alamat. Router modern hanya memakai CIDR.
Range mana saja yang termasuk IP private?
RFC 1918 mendefinisikan tiga range private: 10.0.0.0/8, 172.16.0.0/12, dan 192.168.0.0/16. Ditambah CGNAT 100.64.0.0/10 (RFC 6598) untuk ISP, loopback 127.0.0.0/8, link-local 169.254.0.0/16 (RFC 3927), dan documentation 192.0.2.0/24, 198.51.100.0/24, 203.0.113.0/24.
Mengapa /31 hanya punya 2 host, bukan 0?
Secara tradisional /31 punya 2 alamat dengan 1 network + 1 broadcast = 0 host usable. RFC 3021 (Desember 2000) merevisi ini khusus untuk link point-to-point: kedua alamat dipakai sebagai host endpoint tanpa konsep network/broadcast. Mayoritas router modern mendukung; jika tidak, fallback ke /30.
Bagaimana cara membagi /24 menjadi 4 subnet sama besar?
Tambahkan 2 bit (log2 4 = 2) ke prefix: /24 + 2 = /26. Setiap subnet memiliki 64 alamat dengan 62 usable host. Untuk 192.168.1.0/24 hasilnya: 192.168.1.0/26, 192.168.1.64/26, 192.168.1.128/26, 192.168.1.192/26. Gunakan fitur Split untuk visualisasi otomatis.
Apakah subnet mask 255.255.255.255 valid?
Ya, ini setara /32 dan menunjuk ke satu host tunggal, lazim dipakai di loopback router atau iklan rute spesifik via BGP. Tidak ada network atau broadcast; hanya satu IP. Sebaliknya 0.0.0.0 (mask /0) mewakili semua IP (default route).

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026