๐Ÿ”„

Kalkulator Refinance Pinjaman

Hitung penghematan refinance pinjaman, break-even point, cash-out refi, dan perbandingan opsi term vs rate.

KEUANGAN

Kalkulator refinance pinjaman untuk menentukan apakah refinancing KPR/cicilan worth dilakukan dengan analisis penghematan dan break-even.

Empat tab: refinance savings (hitung penghematan vs closing cost), break-even point (kapan refi impas), cash-out refinance (ambil cash dari equity), dan term vs rate comparison untuk pilih opsi terbaik.

Disklaimer: Closing cost refinance Indonesia 1-2.5%, US 2-5%. Konsultasikan dengan bank untuk biaya aktual dan kondisi pinjaman. .

Kalkulator Refinance Pinjaman 2026

Hitung penghematan refinance pinjaman (KPR, mobil, KTA). Bandingkan cicilan lama vs baru, hitung break-even point, simulasi cash-out, dan pilih kombinasi suku bunga vs tenor terbaik.

Bandingkan total biaya pinjaman saat ini dengan tawaran refinance baru, lalu hitung penghematan bersih setelah dikurangi biaya refinance.

Tips Refinance
  • Aturan praktis: refi layak bila bunga turun โ‰ฅ 1% DAN Anda tetap tinggal/menggunakan minimal sampai break-even.
  • Biaya refi KPR di Indonesia umumnya 1-2,5% dari pokok (provisi, appraisal, notaris, asuransi).
  • Refi tenor lebih panjang menurunkan cicilan, TAPI total bunga bisa lebih besar daripada pinjaman lama.
  • Cash-out refi menambah utang โ€” gunakan hanya untuk kebutuhan produktif (renovasi yang menambah nilai, modal usaha, konsolidasi utang berbunga lebih tinggi).
Hasil perhitungan bersifat simulasi. Suku bunga, biaya provisi, asuransi, dan ketentuan refi nyata dapat berbeda antar bank/lembaga. Konsultasikan dengan bank pilihan Anda untuk penawaran resmi.

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Masukkan saldo pokok pinjaman saat ini (Rp), suku bunga eksisting (% per tahun), dan sisa tenor (bulan).
  2. Isi tawaran refinance baru: bunga baru (% per tahun) dan tenor baru (bulan).
  3. Masukkan total closing cost: provisi (biasanya 1% pokok), notaris, appraisal, dan denda pelunasan dipercepat.
  4. Pilih apakah ingin menjaga tenor sama atau memperpanjang/memperpendek; kalkulator akan menampilkan total bunga yang dihemat.
  5. Buka tab break-even untuk melihat bulan ke berapa penghematan menutupi closing cost.
  6. Untuk cash-out refinance, masukkan jumlah cash yang ingin diambil dan nilai appraisal rumah saat ini.
  7. Bandingkan opsi term vs rate di tab terakhir untuk menentukan apakah lebih untung memperpendek tenor atau menurunkan cicilan.

Net Savings dan Break-even Refinance

Penghematan_bulanan = Cicilan_lama - Cicilan_baru; Break_even = Closing_cost / Penghematan_bulanan
  • Cicilan = P x [i(1+i)^n] / [(1+i)^n - 1] (anuitas bulanan)
  • P = pokok pinjaman tersisa
  • i = suku bunga bulanan (tahunan / 12)
  • n = tenor dalam bulan
  • Closing_cost = provisi + notaris + appraisal + denda pelunasan

Refinance layak dilakukan jika break-even < 50% sisa tenor dan Anda berencana tetap menempati/memiliki properti melampaui titik break-even. Bunga harus turun minimal 0.75-1% untuk menutup biaya secara realistis.

Contoh: Refinance KPR Rp800 juta dari 11% ke 8%

Diketahui:
  • Saldo pokok: Rp800.000.000
  • Bunga lama: 11% efektif
  • Sisa tenor: 180 bulan (15 tahun)
  • Bunga baru: 8% efektif
  • Closing cost: Rp16.000.000 (2% pokok)
Langkah:
  1. Cicilan lama: i=0.00917; 800jt x 0.00917 x (1.00917)^180 / [(1.00917)^180 - 1] = Rp9.090.000/bulan.
  2. Cicilan baru: i=0.00667; 800jt x 0.00667 x (1.00667)^180 / [(1.00667)^180 - 1] = Rp7.645.000/bulan.
  3. Penghematan bulanan: 9.090.000 - 7.645.000 = Rp1.445.000.
  4. Break-even: 16.000.000 / 1.445.000 = 11.1 bulan.
  5. Total hemat selama 15 tahun: 1.445.000 x 180 - 16.000.000 = Rp244.100.000.

Hasil: Refinance LAYAK. Break-even hanya 11 bulan, dan total penghematan bunga Rp244 juta selama 15 tahun. Pastikan Anda tidak menjual rumah dalam 1 tahun pertama setelah refinance.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kapan waktu terbaik refinance KPR?
Refinance optimal saat: (1) selisih bunga lama dan baru >=1%, (2) sisa tenor masih >5 tahun, (3) credit score Anda membaik dibanding saat KPR pertama, dan (4) Anda berencana memiliki rumah >2 tahun lagi. Hindari refinance jika denda pelunasan dipercepat tinggi (biasanya 1-3% pokok pada 3 tahun pertama KPR).
Apa itu cash-out refinance?
Cash-out refinance adalah refinancing di mana Anda mengambil pinjaman baru lebih besar dari saldo lama, selisihnya diterima tunai. Misal saldo Rp500jt, appraisal Rp1M, ambil pinjaman baru Rp750jt - dapat cash Rp250jt. LTV maksimal biasanya 70-80%. Bunga lebih tinggi 0.25-0.5% dibanding refinance biasa karena risikonya lebih besar bagi bank.
Apakah refinance memperburuk total bunga yang dibayar?
Bisa, jika tenor diperpanjang. Misal sisa 10 tahun di-refinance ke 20 tahun: cicilan turun, tapi total bunga bisa lebih besar karena waktu pinjam lebih lama. Solusi: refinance dengan tenor sama atau lebih pendek; cicilan tetap turun karena bunga lebih rendah, dan total bunga ikut turun.
Bisakah refinance jika sedang nunggak?
Hampir mustahil. Bank pemberi refinance akan cek BI Checking/SLIK OJK; tunggakan >90 hari (kolektibilitas 3+) langsung ditolak. Selesaikan tunggakan dulu, jaga lancar 6-12 bulan, baru ajukan. Alternatif: ajukan restrukturisasi ke bank existing daripada refinance.
Apakah ada biaya tersembunyi di refinance?
Ya. Selain bunga, perhatikan: (1) provisi 0.5-1% pokok, (2) biaya appraisal Rp1-3 juta, (3) biaya notaris/PPAT 0.5-1% nilai pinjaman, (4) asuransi jiwa dan kebakaran yang harus diperbarui, (5) denda pelunasan dipercepat di bank lama 1-3%, (6) biaya cek SLIK OJK. Total biasanya 2-4% dari pokok pinjaman baru.

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026