Kalkulator estimasi premi asuransi jiwa untuk perencanaan proteksi keluarga. Bandingkan term life, whole life, dan unit link serta hitung kebutuhan uang pertanggungan.
Empat tab: term life (premi berdasarkan usia, gender, durasi, perokok), whole life (surrender value table), kebutuhan UP dengan metode DIME (Debt + Income + Mortgage + Education), dan perbandingan produk term life vs whole life vs unit link.
Disklaimer: Estimasi premi bersifat indikatif. Premi aktual ditentukan oleh perusahaan asuransi berdasarkan underwriting lengkap. Baca polis dengan seksama sebelum membeli. .
Informasi kalkulator
๐ Cara menggunakan kalkulator ini
- Mulai dari tab Kebutuhan UP - hitung Uang Pertanggungan ideal lewat metode DIME (Debt, Income, Mortgage, Education).
- Masukkan total utang (KPR, kredit), penghasilan tahunan ร tahun yang ingin dijamin (umumnya 5-10 tahun), sisa KPR, dan biaya pendidikan anak.
- Pindah ke tab Term Life, masukkan usia, gender, status merokok, dan durasi pertanggungan (10/15/20 tahun) untuk estimasi premi tahunan.
- Bandingkan dengan tab Whole Life yang memiliki nilai tunai (surrender value) tetapi premi 5-10x lebih mahal.
- Gunakan tab Perbandingan untuk melihat tabel side-by-side term life vs whole life vs unit link.
- Konsultasi ke agen berlisensi OJK dan minta polis ilustrasi resmi sebelum membayar premi pertama.
๐งฎ Kebutuhan UP - Metode DIME
UP = Debt + (Income ร Tahun) + Mortgage + Education; Premi tahunan โ Mortality rate ร UP + biaya akuisisi
- Debt = total utang konsumtif (kartu kredit, KTA, kendaraan)
- Income = penghasilan tahunan ร jumlah tahun penghidupan keluarga (umumnya 5-10 tahun)
- Mortgage = sisa pokok KPR atau utang properti
- Education = total biaya pendidikan anak sampai S1
Premi term life umumnya 0,1-0,5% dari UP per tahun untuk usia 25-40 non-perokok. Whole life dapat mencapai 2-5% dari UP.
๐ก Contoh: Karyawan 35 tahun, non-perokok, menghitung UP dan premi term life 20 tahun
Diketahui:- Utang konsumtif: Rp 50 juta
- Penghasilan: Rp 180 juta/tahun, ingin menjamin 10 tahun
- Sisa KPR: Rp 600 juta
- Biaya pendidikan 2 anak sampai S1: Rp 800 juta
Langkah:- Debt = Rp 50.000.000
- Income = Rp 180.000.000 ร 10 = Rp 1.800.000.000
- Mortgage = Rp 600.000.000
- Education = Rp 800.000.000
- Total UP DIME = Rp 3.250.000.000
- Premi term life 20 tahun usia 35 (estimasi 0,2%) = 0,2% ร Rp 3.250.000.000 = Rp 6.500.000/tahun
Hasil: Kebutuhan UP Rp 3,25 miliar, premi term life sekitar Rp 6,5 juta/tahun (Rp 542 ribu/bulan).
โ Pertanyaan yang sering diajukan
Apa beda term life dan whole life?
Term life adalah proteksi murni untuk jangka waktu tertentu (10/15/20/30 tahun); jika tertanggung meninggal dalam masa pertanggungan, UP cair. Tidak ada nilai tunai. Whole life memberikan proteksi seumur hidup plus nilai tunai (cash value) yang bertumbuh, tetapi premi 5-10 kali lebih mahal. Untuk proteksi keluarga muda, term life lebih efisien.
Berapa idealnya Uang Pertanggungan asuransi jiwa?
Aturan praktis: 5-10 kali penghasilan tahunan untuk tulang punggung keluarga, atau gunakan metode DIME yang lebih komprehensif. Menurut Indonesia Re dan AAJI, gap proteksi keluarga Indonesia sekitar 9 kali penghasilan tahunan. Sesuaikan dengan utang, jumlah tanggungan, dan biaya pendidikan anak.
Apakah unit link sama dengan asuransi?
Unit link adalah produk hybrid asuransi + investasi. Sebagian premi membayar proteksi, sisanya diinvestasikan di reksadana yang dikelola perusahaan asuransi. SEOJK No. 5/2022 mewajibkan transparansi alokasi premi. Kelemahannya: biaya akuisisi tahun 1-2 bisa mencapai 100% premi, sehingga return investasi tidak optimal untuk 5 tahun pertama.
Apakah perokok kena premi lebih tinggi?
Ya. Tabel mortalitas TMI III menunjukkan perokok memiliki risiko kematian 2-3 kali non-perokok pada rentang usia 30-60. Premi term life perokok umumnya 50-150% lebih tinggi. Status non-perokok diverifikasi lewat medical check-up termasuk cotinine test untuk UP di atas Rp 1 miliar.
Bagaimana memilih perusahaan asuransi yang aman?
Cek tiga hal: izin OJK (cek di sikapiuangmu.ojk.go.id), Risk Based Capital (RBC) minimal 120% sesuai POJK 71/2016, dan rasio klaim (claim ratio) lewat laporan keuangan publikasi. Hindari perusahaan dengan RBC di bawah 120% atau yang sedang dalam pengawasan khusus OJK.
๐ Sumber & referensi
Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026