๐Ÿง 

Kalkulator Kesehatan Mental

Self-assessment kesehatan mental menggunakan kuesioner standar untuk mengetahui kondisi psikologis Anda.

KESEHATAN

Self-assessment kesehatan mental ini menggunakan kuesioner standar untuk membantu Anda mengetahui kondisi psikologis.

Kuesioner mencakup aspek kecemasan, depresi, dan stres. Hasilnya memberikan gambaran umum yang dapat menjadi langkah awal untuk mencari bantuan profesional jika diperlukan.

Disklaimer: Assessment ini bukan diagnosis medis. Untuk evaluasi menyeluruh, konsultasikan dengan profesional kesehatan mental. .

Self-Assessment Kesehatan Mental

Jawab pertanyaan berikut untuk mengetahui kondisi kesehatan mental Anda. Pilih jawaban yang paling sesuai dalam 2 minggu terakhir.

1. Saya merasa gugup, cemas, atau tegang
2. Saya tidak bisa menghentikan atau mengendalikan kekhawatiran
3. Saya terlalu khawatir tentang berbagai hal
4. Saya sulit untuk rileks
5. Saya sangat gelisah sehingga sulit untuk duduk diam
6. Saya mudah tersinggung atau mudah marah
7. Saya merasa takut seolah-olah sesuatu yang buruk akan terjadi
8. Saya merasa sedikit minat atau kesenangan dalam melakukan hal-hal
9. Saya merasa sedih, tertekan, atau putus asa
10. Saya sulit tidur, tidur tidak nyenyak, atau terlalu banyak tidur

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Pilih kuesioner yang ingin diisi: DASS-21 (depresi, kecemasan, stres), PHQ-9 (depresi), atau GAD-7 (kecemasan umum).
  2. Jawab pertanyaan berdasarkan pengalaman Anda dalam 1 minggu terakhir (DASS-21, GAD-7) atau 2 minggu terakhir (PHQ-9).
  3. Pilih skala respon: tidak pernah (0), kadang-kadang (1), sering (2), sangat sering (3). Jawab jujur tanpa overthinking.
  4. Selesaikan semua pertanyaan tanpa melewatkan. Kuesioner butuh 5-10 menit.
  5. Klik Hitung untuk melihat skor total dan klasifikasi (normal, ringan, sedang, berat, sangat berat).
  6. Baca interpretasi dan rekomendasi. Jika hasil sedang ke atas, kontak Halo Kemkes 1500-567 atau psikolog/psikiater terdekat. Hasil ini bukan diagnosis klinis.

Skoring DASS-21 (Depression Anxiety Stress Scales)

Skor_subskala = sum(item_subskala) x 2; klasifikasi berdasarkan rentang skor
  • DASS-21 punya 21 item: 7 depresi + 7 kecemasan + 7 stres
  • Tiap item: 0 (tidak pernah) sampai 3 (sangat sering)
  • Dikali 2 untuk setara DASS-42 original
  • Depresi: normal 0-9, ringan 10-13, sedang 14-20, berat 21-27, sangat berat 28+
  • Kecemasan: normal 0-7, ringan 8-9, sedang 10-14, berat 15-19, sangat berat 20+
  • Stres: normal 0-14, ringan 15-18, sedang 19-25, berat 26-33, sangat berat 34+

DASS-21 sudah divalidasi versi Indonesia (Damanik 2006). Skor di atas ringan bukan diagnosis tapi indikasi untuk evaluasi profesional.

Contoh: Mahasiswa berusia 21 tahun, stres skripsi

Diketahui:
  • Skor depresi (7 item) = 8 (skor mentah) x 2 = 16
  • Skor kecemasan (7 item) = 6 (skor mentah) x 2 = 12
  • Skor stres (7 item) = 11 (skor mentah) x 2 = 22
Langkah:
  1. Depresi 16: masuk rentang 14-20 = sedang
  2. Kecemasan 12: masuk rentang 10-14 = sedang
  3. Stres 22: masuk rentang 19-25 = sedang
  4. Profil: ada gejala depresi, kecemasan, dan stres tingkat sedang

Hasil: Skor menunjukkan gangguan psikologis tingkat sedang di 3 dimensi. Disarankan konsultasi ke psikolog kampus atau Puskesmas terdekat, lakukan teknik relaksasi (nafas dalam, mindfulness), tidur cukup, dan kurangi stres jangka pendek.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah hasil tes ini bisa dipakai untuk diagnosis resmi?
Tidak. Kuesioner DASS-21, PHQ-9, dan GAD-7 adalah screening tool, bukan diagnostik. Diagnosis gangguan mental hanya bisa ditegakkan oleh psikolog klinis atau psikiater melalui wawancara klinis dan observasi mengikuti kriteria DSM-5-TR atau PPDGJ-III. Hasil skor tinggi adalah indikasi untuk evaluasi lebih lanjut, bukan label diagnosis.
Kemana harus menghubungi jika hasil saya sedang sampai sangat berat?
Hubungi Halo Kemkes 1500-567 atau SejiwaTalk Sahabat Sejiwa 119 ext 8 untuk konsultasi gratis. Untuk konsultasi profesional bayar terjangkau, gunakan layanan psikolog di Puskesmas (Permenkes 4/2019 mewajibkan layanan jiwa di Puskesmas). Aplikasi seperti Riliv, KALM, atau Sehati menyediakan konseling online berbiaya. Jika ada pikiran bunuh diri, segera ke IGD rumah sakit terdekat.
Apa beda depresi, kecemasan, dan stres?
Stres adalah respon psikobiologis terhadap tuntutan/tekanan, biasanya sementara dan terkait pemicu jelas. Kecemasan (anxiety) adalah perasaan khawatir berlebihan, sering tanpa pemicu konkret, dengan gejala fisik (jantung berdebar, sesak). Depresi adalah suasana hati murung berkepanjangan (lebih dari 2 minggu) disertai kehilangan minat, perubahan tidur/makan, dan pikiran negatif. Ketiganya bisa muncul bersamaan.
Seberapa umum gangguan kesehatan mental di Indonesia?
Berdasarkan Riskesdas 2018 Kemenkes, prevalensi gangguan emosional pada penduduk usia 15 tahun ke atas adalah 9.8% (sekitar 15 juta orang) dan depresi 6.1%. Prevalensi meningkat pasca-pandemi: studi I-NAMHS 2022 oleh UGM, UI, dan Kemenkes menunjukkan 15.5% remaja Indonesia mengalami minimal 1 gangguan mental dalam 12 bulan terakhir. Akses ke psikiater masih timpang: hanya 1.053 psikiater untuk 270 juta penduduk.
Apakah hasil tes ini privat dan aman?
Kuesioner pada situs kami tidak menyimpan data jawaban Anda di server, semua perhitungan dilakukan di browser. Tidak ada data pribadi dikirim atau dijual. Namun untuk privasi penuh, sebaiknya isi di perangkat pribadi bukan komputer umum. Untuk tes resmi via psikolog, data Anda dilindungi UU Praktik Psikolog Nomor 23 Tahun 2022.

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026