Kalkulator Fisika Dasar menyediakan lima rumus fisika fundamental dalam satu alat.
Kecepatan (v=s/t), Gaya (F=ma), Energi Kinetik (Ek=½mv²), Energi Potensial (Ep=mgh), dan Hukum Ohm (V=IR). Setiap rumus bisa menghitung variabel yang tidak diketahui.
Informasi kalkulator
📋 Cara menggunakan kalkulator ini
- Pilih rumus yang ingin dihitung: kecepatan, gaya, energi kinetik, energi potensial, atau Hukum Ohm.
- Tentukan variabel yang dicari (kosongkan kolomnya) dan isi nilai variabel lain.
- Pastikan satuan SI: meter (m), detik (s), kilogram (kg), newton (N), joule (J), volt (V), ampere (A), ohm (Ω).
- Gunakan g = 9,8 m/s² untuk percepatan gravitasi standar, atau 9,81 untuk presisi lebih tinggi.
- Periksa hasil dengan analisis dimensi agar tidak salah satuan.
- Tip: konversi satuan terlebih dulu (km/jam → m/s = bagi 3,6) sebelum dimasukkan ke rumus.
🧮 Lima rumus dasar fisika
v = s/t; F = m·a; Ek = ½mv²; Ep = mgh; V = I·R
- v = kecepatan (m/s); s = jarak (m); t = waktu (s)
- F = gaya (N); m = massa (kg); a = percepatan (m/s²)
- Ek = energi kinetik (J); Ep = energi potensial (J); g = 9,8 m/s²; h = ketinggian (m)
- V = tegangan (V); I = arus (A); R = hambatan (Ω)
Hukum Ohm berlaku untuk konduktor ohmik pada suhu konstan; tidak berlaku untuk dioda atau filamen lampu pijar.
💡 Contoh: Mobil bermassa 1.000 kg melaju 20 m/s, hitung energi kinetik
Langkah:- Tulis rumus Ek = ½ · m · v².
- Hitung v² = 20² = 400 m²/s².
- Hitung m · v² = 1.000 × 400 = 400.000 kg·m²/s².
- Bagi dua: Ek = 200.000 J = 200 kJ.
- Analisis dimensi: kg · (m/s)² = kg·m²/s² = joule ✔.
Hasil: Energi kinetik mobil = 200.000 J atau 200 kJ; cukup besar untuk menggerakkan elevator 4 ton setinggi 5 m.
❓ Pertanyaan yang sering diajukan
Apa beda kecepatan dan kelajuan?
Kelajuan adalah besar pergerakan tanpa memperhatikan arah (skalar), sedangkan kecepatan adalah vektor yang menyertakan arah. Mobil yang menempuh 60 km/jam ke utara dan 60 km/jam ke selatan memiliki kelajuan sama tetapi kecepatan berbeda. Rumus v = s/t dalam fisika SMA biasanya merujuk kelajuan rata-rata.
Mengapa percepatan gravitasi di setiap tempat berbeda?
Percepatan gravitasi bergantung pada massa dan jari-jari planet, sehingga di permukaan Bumi nilainya bervariasi 9,76-9,83 m/s² karena rotasi Bumi, ketinggian, dan distribusi massa lokal. Nilai standar internasional (CIPM) ditetapkan 9,80665 m/s², sering dibulatkan ke 9,8 m/s² untuk perhitungan sekolah.
Apa hubungan energi kinetik dengan momentum?
Momentum p = mv adalah besaran vektor, sedangkan energi kinetik Ek = ½mv² adalah skalar. Keduanya dapat dihubungkan: Ek = p² / (2m). Dalam tumbukan, momentum selalu kekal; energi kinetik kekal hanya pada tumbukan lenting sempurna.
Apakah Hukum Ohm selalu berlaku?
Tidak. Hukum Ohm V = IR berlaku untuk material 'ohmik' seperti tembaga dan resistor karbon pada suhu konstan. Pada filamen lampu pijar, dioda semikonduktor, atau LED, hubungan V-I tidak linear sehingga R berubah dengan arus. Untuk komponen non-ohmik dipakai karakteristik I-V eksperimental.
Bagaimana memastikan satuan benar dalam rumus fisika?
Gunakan analisis dimensi (dimensional analysis): pastikan ruas kiri dan kanan rumus memiliki dimensi sama setelah substitusi satuan. Misal F (N) = m (kg) × a (m/s²) menghasilkan kg·m/s², yang setara dengan 1 newton. Selalu konversi satuan ke SI sebelum substitusi numerik.
📚 Sumber & referensi
Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026