Kalkulator Fisika Dasar

Hitung kecepatan, gaya, energi kinetik, energi potensial, dan hukum Ohm. Lima rumus fisika dasar.

MATEMATIKA

Kalkulator Fisika Dasar menyediakan lima rumus fisika fundamental dalam satu alat.

Kecepatan (v=s/t), Gaya (F=ma), Energi Kinetik (Ek=½mv²), Energi Potensial (Ep=mgh), dan Hukum Ohm (V=IR). Setiap rumus bisa menghitung variabel yang tidak diketahui.

Kalkulator Fisika Dasar

Hitung besaran-besaran fisika dasar: kecepatan, gaya, energi kinetik, energi potensial, dan hukum Ohm — lengkap dengan rumus, langkah perhitungan, dan konversi satuan.

Kosongkan satu kolom — nilainya akan dihitung otomatis.

Tentang Kecepatan (v = s/t)

Kecepatan rata-rata adalah besaran vektor yang menyatakan perpindahan per satuan waktu. Rumus dasarnya: v = s ÷ t, di mana s adalah jarak tempuh (meter) dan t adalah waktu tempuh (detik). Satuan SI kecepatan adalah m/s.

Konversi praktis: 1 m/s = 3,6 km/jam. Kecepatan cahaya ≈ 3 × 10⁸ m/s, kecepatan suara di udara ≈ 343 m/s.

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Pilih rumus yang ingin dihitung: kecepatan, gaya, energi kinetik, energi potensial, atau Hukum Ohm.
  2. Tentukan variabel yang dicari (kosongkan kolomnya) dan isi nilai variabel lain.
  3. Pastikan satuan SI: meter (m), detik (s), kilogram (kg), newton (N), joule (J), volt (V), ampere (A), ohm (Ω).
  4. Gunakan g = 9,8 m/s² untuk percepatan gravitasi standar, atau 9,81 untuk presisi lebih tinggi.
  5. Periksa hasil dengan analisis dimensi agar tidak salah satuan.
  6. Tip: konversi satuan terlebih dulu (km/jam → m/s = bagi 3,6) sebelum dimasukkan ke rumus.

Lima rumus dasar fisika

v = s/t; F = m·a; Ek = ½mv²; Ep = mgh; V = I·R
  • v = kecepatan (m/s); s = jarak (m); t = waktu (s)
  • F = gaya (N); m = massa (kg); a = percepatan (m/s²)
  • Ek = energi kinetik (J); Ep = energi potensial (J); g = 9,8 m/s²; h = ketinggian (m)
  • V = tegangan (V); I = arus (A); R = hambatan (Ω)

Hukum Ohm berlaku untuk konduktor ohmik pada suhu konstan; tidak berlaku untuk dioda atau filamen lampu pijar.

Contoh: Mobil bermassa 1.000 kg melaju 20 m/s, hitung energi kinetik

Diketahui:
  • m = 1.000 kg
  • v = 20 m/s
Langkah:
  1. Tulis rumus Ek = ½ · m · v².
  2. Hitung v² = 20² = 400 m²/s².
  3. Hitung m · v² = 1.000 × 400 = 400.000 kg·m²/s².
  4. Bagi dua: Ek = 200.000 J = 200 kJ.
  5. Analisis dimensi: kg · (m/s)² = kg·m²/s² = joule ✔.

Hasil: Energi kinetik mobil = 200.000 J atau 200 kJ; cukup besar untuk menggerakkan elevator 4 ton setinggi 5 m.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda kecepatan dan kelajuan?
Kelajuan adalah besar pergerakan tanpa memperhatikan arah (skalar), sedangkan kecepatan adalah vektor yang menyertakan arah. Mobil yang menempuh 60 km/jam ke utara dan 60 km/jam ke selatan memiliki kelajuan sama tetapi kecepatan berbeda. Rumus v = s/t dalam fisika SMA biasanya merujuk kelajuan rata-rata.
Mengapa percepatan gravitasi di setiap tempat berbeda?
Percepatan gravitasi bergantung pada massa dan jari-jari planet, sehingga di permukaan Bumi nilainya bervariasi 9,76-9,83 m/s² karena rotasi Bumi, ketinggian, dan distribusi massa lokal. Nilai standar internasional (CIPM) ditetapkan 9,80665 m/s², sering dibulatkan ke 9,8 m/s² untuk perhitungan sekolah.
Apa hubungan energi kinetik dengan momentum?
Momentum p = mv adalah besaran vektor, sedangkan energi kinetik Ek = ½mv² adalah skalar. Keduanya dapat dihubungkan: Ek = p² / (2m). Dalam tumbukan, momentum selalu kekal; energi kinetik kekal hanya pada tumbukan lenting sempurna.
Apakah Hukum Ohm selalu berlaku?
Tidak. Hukum Ohm V = IR berlaku untuk material 'ohmik' seperti tembaga dan resistor karbon pada suhu konstan. Pada filamen lampu pijar, dioda semikonduktor, atau LED, hubungan V-I tidak linear sehingga R berubah dengan arus. Untuk komponen non-ohmik dipakai karakteristik I-V eksperimental.
Bagaimana memastikan satuan benar dalam rumus fisika?
Gunakan analisis dimensi (dimensional analysis): pastikan ruas kiri dan kanan rumus memiliki dimensi sama setelah substitusi satuan. Misal F (N) = m (kg) × a (m/s²) menghasilkan kg·m/s², yang setara dengan 1 newton. Selalu konversi satuan ke SI sebelum substitusi numerik.

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026