โ„๏ธ

Kalkulator AC (BTU & PK)

Hitung kebutuhan BTU dan PK AC berdasarkan luas ruangan. Estimasi biaya listrik AC per bulan.

LIFESTYLE

Kalkulator AC menghitung kebutuhan BTU dan rekomendasi PK AC berdasarkan ukuran ruangan.

Memperhitungkan luas, tinggi plafon, jumlah orang, posisi lantai, dan orientasi jendela. Estimasi biaya listrik AC per bulan untuk inverter dan non-inverter.

Kalkulator BTU & PK AC

Hitung kebutuhan BTU dan ukuran AC (PK) yang tepat untuk ruangan Anda berdasarkan dimensi, jumlah orang, posisi lantai, dan paparan sinar matahari. Estimasi biaya listrik bulanan juga disertakan.

Dimensi Ruangan
Kondisi Ruangan
Setiap orang di atas 2 menambah beban panas.
Jendela ke-2 dan seterusnya menambah +1.000 BTU.
Lantai atas menyerap panas dari atap (+10% BTU).
Pemakaian & Tarif Listrik

Panduan Memilih AC yang Tepat

Apa itu BTU?
BTU (British Thermal Unit) adalah satuan energi yang mengukur kemampuan AC menyerap panas dari ruangan. Makin tinggi BTU, makin besar kapasitas pendinginan. Untuk iklim tropis Indonesia, acuan umum adalah 600 BTU per mยฒ luas ruangan.
Apa itu PK (Paardekracht)?
PK adalah satuan tenaga mesin kompresor AC โ€” berasal dari bahasa Belanda yang berarti "tenaga kuda". Di Indonesia, 1 PK โ‰ˆ 9.000 BTU. Pilihan umum: ยฝ PK (kamar kecil), ยพ PK, 1 PK (kamar tidur standar 3ร—4 m), 1ยฝ PK (ruang tamu), 2 PK (ruang besar).
Inverter vs Non-Inverter
AC non-inverter: kompresor menyala/mati penuh โ€” lebih murah di awal, konsumsi listrik lebih tinggi. AC inverter: kompresor menyesuaikan kecepatan sesuai kebutuhan โ€” harga lebih mahal ~20โ€“40%, tetapi hemat listrik 30โ€“50% dan lebih awet. Untuk pemakaian >6 jam/hari, inverter umumnya lebih ekonomis.
Tips Hemat Listrik AC
Set suhu di 24โ€“26ยฐC (setiap 1ยฐC lebih rendah = +6% konsumsi). Bersihkan filter AC setiap 2โ€“4 minggu. Gunakan timer/sleep mode malam hari. Pastikan ruangan kedap โ€” tutup celah di pintu dan jendela. Gunakan kipas angin bersamaan untuk distribusi udara dingin yang merata.
Tanda AC Terlalu Kecil atau Besar
AC terlalu kecil: ruangan lama dingin, AC terus menyala tanpa henti, tagihan listrik tetap tinggi karena kompresor bekerja maksimal terus-menerus. AC terlalu besar: ruangan cepat dingin tetapi lembap (siklus terlalu cepat, kurang waktu dehumidifikasi), boros di biaya pembelian awal.
Standar BTU Berdasarkan Luas (Panduan Cepat)
7โ€“9 mยฒ โ†’ ยฝ PK (4.500 BTU) ยท 10โ€“14 mยฒ โ†’ ยพ PK (6.750 BTU) ยท 14โ€“18 mยฒ โ†’ 1 PK (9.000 BTU) ยท 18โ€“24 mยฒ โ†’ 1ยฝ PK (13.500 BTU) ยท 24โ€“36 mยฒ โ†’ 2 PK (18.000 BTU) ยท >36 mยฒ โ†’ 2ยฝ PK atau lebih / multi-split.

Informasi kalkulator

Cara menggunakan kalkulator ini

  1. Ukur panjang dan lebar ruangan untuk mendapatkan luas dalam meter persegi.
  2. Masukkan tinggi plafon (standar 2,7-3 m); plafon tinggi butuh BTU lebih besar.
  3. Tentukan jumlah orang yang biasa berada di ruangan dan jumlah perangkat elektronik penghasil panas.
  4. Pilih posisi lantai (atas/tengah/bawah) serta orientasi jendela terhadap matahari.
  5. Periksa rekomendasi BTU dan konversi ke PK (1 PK โ‰ˆ 9.000 BTU/h).
  6. Tip: tambahkan margin 10-20% untuk kamar dengan banyak sinar matahari langsung atau atap genteng tanpa peredam.

Estimasi BTU kebutuhan AC ruangan

BTU โ‰ˆ Luas (mยฒ) ร— 600 + (Orang โˆ’ 1) ร— 600 + Perangkat_panas ร— 400
  • Luas = panjang ร— lebar dalam mยฒ
  • Faktor 500-600 BTU/mยฒ untuk ruangan standar; 700+ untuk paparan matahari intens
  • 1 PK โ‰ˆ 9.000 BTU/h โ‰ˆ 735,5 watt cooling capacity
  • 1 BTU/h โ‰ˆ 0,293 watt
  • Konsumsi listrik โ‰ˆ Cooling_capacity / EER (EER inverter โ‰ˆ 3,0-4,0)

Rumus pendekatan; produsen AC menyediakan kalkulator load detil berbasis ASHRAE Manual J.

Contoh: Ruang tidur 4 ร— 3 m, plafon 3 m, 2 orang, hadap barat

Diketahui:
  • Luas = 12 mยฒ
  • Plafon = 3 m (faktor +10%)
  • Penghuni = 2 orang
  • 1 TV LED (perangkat panas)
  • Orientasi = barat (faktor +15%)
Langkah:
  1. Beban dasar = 12 ร— 600 = 7.200 BTU/h.
  2. Tambahan orang ke-2 = 600 BTU/h.
  3. Tambahan TV = 400 BTU/h.
  4. Subtotal = 8.200 BTU/h; faktor plafon +10% = 9.020; orientasi +15% = 10.373 BTU/h.
  5. Pilih PK terdekat: 10.373 / 9.000 โ‰ˆ 1,15 PK; rekomendasi 1 PK plus (atau 1,5 PK jika sering panas).

Hasil: Kebutuhan โ‰ˆ 10.400 BTU/h. AC 1 PK (9.000 BTU) cukup minimal; 1,5 PK lebih aman untuk pendinginan cepat.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu BTU dan PK?
BTU/h (British Thermal Unit per hour) adalah satuan kapasitas pendinginan. PK (Paardenkracht, daya kuda metrik) digunakan industri AC Indonesia sebagai penyederhanaan: 1 PK โ‰ˆ 9.000 BTU/h โ‰ˆ 735,5 watt cooling. Penting dicatat, PK pada AC merujuk kapasitas dingin, bukan konsumsi listrik.
Berapa konsumsi listrik AC 1 PK?
Untuk AC 1 PK non-inverter, daya input biasanya 700-840 W, sehingga pemakaian 1 jam memerlukan 0,7-0,84 kWh. AC inverter hemat 20-40% karena kompresor bekerja sesuai beban. Tarif listrik R-1 1.300 VA per Mei 2024 sekitar Rp 1.444,70/kWh, jadi 8 jam/hari โ‰ˆ Rp 240-300 ribu/bulan untuk non-inverter.
Inverter vs non-inverter, mana lebih hemat?
Inverter lebih hemat untuk pemakaian lama (> 6 jam/hari) karena kompresor menyesuaikan kecepatan, mengurangi siklus on-off. Non-inverter lebih murah di harga unit dan cocok untuk pemakaian singkat. Periksa label hemat energi bintang 4-5 dari Kementerian ESDM untuk efisiensi terbaik.
Apakah ruangan kecil bisa pakai AC besar?
Bisa, tetapi tidak efisien. AC over-capacity akan sering mati-nyala (short cycling) sehingga kurang mendehumidifikasi ruangan dan boros daya saat starting. Idealnya pilih kapasitas mendekati beban panas, atau memakai inverter yang fleksibel pada beban rendah.
Faktor apa saja yang menambah kebutuhan BTU?
Kebutuhan BTU bertambah pada: ruangan menghadap barat/matahari sore, plafon di atas 3 m, atap tanpa peredam panas, banyak perangkat elektronik (PC gaming, oven), kepadatan orang tinggi (ruang meeting), serta dinding berkaca lebar. Sebaliknya, isolasi atap dan tirai blackout dapat menurunkan kebutuhan 10-20%.

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026